Ketik disini

Headline Tanjung

Kekeringan di KLU Semakin Parah

Bagikan

TANJUNG– Memasuki pertengahan tahun, krisis air bersih yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara semakin parah. Salah satunya di Kecamatan Kayangan. a�?Untuk sekarang, daerah yang intensitas permintaan air bersihnya tinggi di Kecamatan Kayangan,a�? ujar Kepala BPBD Lombok Utara Iwan Maret Asmara.

Kata dia, krisis air bersih ini terjadi merata di seluruh kecamatan yang ada di Lombok Utara. Namun saat ini yang menjadi prioritas adalah Kecamatan Kayangan. Karena permintaan air bersih dari masyarakat semakin meningkat.

a�?Kita sudah petakan di seluruh kecamatan. Untuk sekarang Kayangan yang kita berikan bantuan air bersih. Kami prediksi Bayan juga dalam waktu dekat akan meningkat permintaan air bersihnya, jadi kami sudah siapkan langkah penanggulangan,a�? ungkapnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Untuk bantuan, bagi masyarakat yang membutuhkan, pihaknya menyediakan seribu tangki air bersih dengan kapasitasi lima ribu liter per tangki. Selain dari pemkab, bantuan air bersih juga didistribusikan oleh pemerintah provinsi.

Ditambahkan Iwan, saat ini jumlah mobil tangki yang ada di BPBD sebanyak empat unit. Jumlah ini masih bisa membackup permintaan masyarakat yang membutuhkan air bersih. Sehingga tidak ada yang akan terbengkalai. Bahkan jika permintaan air bersih kian meningkat, pemkab masih memiliki armada lainnya yang tersebar di organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

Dari data yang dipetakan BPBD, saat ini ada 88 titik yang terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih. Sebanyak 88 titik itu tersebar di Kecamatan Pemenang empat titik. Yakni di Desa Malaka yaitu Dusun Badung, Dusun Teluk Nara Daya, Dusun Setanggi Gunung, dan Dusun Pandanan.

Untuk Kecamatan Tanjung krisis air bersih terjadi di sembilan titik yakni Desa Sigar Penjalin terdiri dari empat titik yaitu Dusun Murpayung, Rangsot Barat, Rangsot Timur, dan Sanggar Sari. Desa Sokong terdiri dari tiga titik yaitu Dusun Tanak Sanggar, Dusun Pengembuk, dan Dusun Tuti. Yang terakhir Desa Medana terdiri dari dua titik yaitu Dusun Gol dan Dusun Orong Ramput.

Kemudian di Kecamatan Gangga, krisis air bersih terjadi di 14 titik yakni Desa Bentek terjadi di Dusun Baru Murmas. Desa Gondang tiga titik yakni Dusun Besari, Memak, dan Jeliti. Desa Genggelang tiga titik yakni San Kendal, San Kukun, dan Bulan Semu. Desa Rempek dua titik yakni Dusun Rempek dan Dusun Busur Barat. Desa Sambik Bangkol lima titik yakni Dusun Kelongkong, Luk Barat, Luk Timur, Beriri Jarak, dan Jugil.

Di Kecamatan Kayangan, wilayah yang terdampak kekeringan sebanyak 25 titik. Terdiri dari Desa Gumantar delapan titik yaitu Dusun Boyotan, Boyotan Asli, Pawang Baturan, Montong Gedeng, Dasan Tereng, Genggorong, Kelanjuan Atas, dan Kelanjuan Bawah.

A�Desa Dangiang lima titik yakni Dusun Jelantik, Dangian Timur, Banten Damai, Melepah, dan timur Tengah. Desa Salut empat titik yaitu Dusun Tanak Sebang, Sambik Rindang, Mursinjung, dan Tunjang Besi. Desa Selengen lima titik yaitu Lokok Mandi, Lokok Beru, Panggung Timur, Panggung Barat, dan Sangiang. Desa Kayangan tiga titik yaitu Dusun Lengkukun, Lendang Batu, dan Rebakong.

Yang terakhir di Kecamatan Bayan krisis air bersih diprediksi akan terjadi di 36 titik. Ini tersebar di Desa Mumbul Sari enam titik yakni Dusun Pengadang Baru, Pawang Kunyit Satu, Pawangan Kunyit Dua, Bagek Nunggal, Jeruju, dan Belencong. Desa Akar-Akar sembilan titik yakni Dusun Otak Lendang, Temuan Sari, Dasan Gelumpang, Dasan Tereng, Terbis, Pawang Timpas, Gegurik, Semeret, dan Batu Jingkiran.

Desa Sukadana tujuh titik yakni Dusun Segenter, Batu Tepak, Semokan, Sembagek, Lendang Jeliti, Lendang Gagak, Gubuk Baru. Desa Anyar empat titik yakni Dusun Telaga Banyak, Dasan Gerisak, Gereneng, dan Telaga Bagek. Desa Senaru empat titik yakni Dusun Kebaloan Bawah, Kebaloan Atas, Pawang Karya, dan Sembalun Batu.

A�Desa Loloan satu titik yakni Dusun Montong Kemuning, dan Desa Sambik Elen lima titik yakni Dusun Sambik Elen Satu, Sambik Elen Dua, Barung Birak, Lenggorong, dan Gubuk Baru. a�?Jadi secara total ada 88 titik di lima kecamatan ini,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka