Ketik disini

Tanjung

Polres Ringkus Dua Pencuri di Gili Trawangan

Bagikan

TANJUNG-Tim Opsnal Polres Lombok Utara kembali berhasil menangkap dua pelaku pencurian di Gili Trawangan, Sabtu (5/8). Kedua pelaku ini ditangkap dengan kasus berbeda.

Kapolres Lombok Utara melalui Kasatreskrim Polres Lombok Utara AKP Kadek Metria mengungkapkan, pelaku pencurian yang ditangkap adalah SIS (inisial, Red) alias EGA, 27 tahun asal Desa Genggelang dan MJT, 25 tahun asal Pemenang. a�?SIS ini sudah mencuri barang wisatawan dan MJT (inisial, Red) ini baru percobaan, tapi keduanya tetap kita proses sesuai hukum,a�? ujarnya, kemarin (6/8).

Metria menjelaskan, SIS melakukan pencurian barang milik wisatawan asing asal Perancis Lorenzo Dominico dan Anastasia Gloacchina pada Sabtu siang sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu korban sedang snorkeling dan meninggalkan tas ransel warna hitam di pinggir pantai. a�?Korban sempat melihat pelaku mengambil tasnya dan mengejar pelaku tetapi tidak tertangkap. Akhirnya korban melapor ke anggota Opsnal yang sedang patroli di sana (Trawangan, Red),a�? ungkapnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Ditambahkan Metria, Tim Opsnal yang mendapat laporan langsung menelusuri jejak pelaku ke arah yang ditunjukkan korban. Akhirnya, pelaku berhasil ditangkap saat berjalan membawa tas ransel yang disembunyikan di dalam baju bagian depan. a�?Pelaku ini sempat lari tapi berhasil ditangkap bersama barang bukti tas korban. Sekarang kita amankan di kantor untuk diproses,a�? tandasnya.

Sementara untuk pelaku MJT tertangkap oleh pegawai salah satu penginapan saat membobol salah satu kamar di Trawangan. a�?Ini juga kita tahan dan kita proses secara hukum,a�? katanya.

Terpisah, Kades Gili Indah H. Taufik membenarkan sudah terjadi beberapa kasus pencurian di Gili Trawangan dalam beberapa pekan terakhir. Kasus pencurian yang terjadi pun saat ini semakin nekat. Jika biasanya terjadi di pinggir pantai mengincar barang wisatawan yang ditinggal, tetapi kini sudah berani memasuki rumah-rumah warga dan penginapan saat siang hari.

a�?Kita coba antisipasi dengan operasi yustisi. Yang tidak punya KTP dan pekerjaan tetap di Gili Trawangan kita keluarkan dari Trawangan. Selain itu siskamling warga juga kita tingkatkan lagi,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka