Ketik disini

Headline Kriminal

Teror Bom a�?Palsua�? Sasar Polisi

Bagikan

MATARAM-Polisi terus mendalami pelaku teror pipa paralon yang sempat diduga bom A�di samping Polres Mataram. Rekaman CCTV yang telah didapatkan Satreskrim Polres Mataram, mulai dianalisa bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, tim masih membutuhkan waktu untuk melihat rekaman CCTV. Sebabnya, gambar yang terekam bukan berasal dari Jalan Tribrata, lokasi ditemukannya pipa paralon tersebut.

“Sepanjang jalan (Tribrata) tidak ada CCTV di sekitar benda tersebut. Rekaman yang ada, agak jauh dari TKP, itu yang sedang kita pelajari,” kata Muhammad, kemarin (7/8).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Dia menambahkan, isi rekaman belum bisa dibeberkan timnya. Yang pasti, reserse kriminal umum telah mendapatkan petunjuk awal dalam kasus tersebut.

“Iya hasilnya belum bisa diberikan. Sudah ada petunjuk awal, itu yang sedang dilihat dan diidentifikasi, apakah benar orang di rekaman itu yang melakukan,” ujarnya.

Disinggung mengenai teror yang kini menyasar kepolisian, Muhammad tak menampiknya. Hasil analisa intelijen juga telah menyimpulkan jika peletakkan pipa paralon berisi paku, di samping Polres Mataram, sebagai upaya teror terhadap aparat keamanan.

Meski demikian, Muhammad menegaskan jika kepolisian tidak takut dengan upaya teror yang dilakukan orang tak dikenal. Dia juga berharap masyarakat untuk tidak takut dengan aksi teror.

a�?Untuk sementara kita anggap teror. Tapi kita tidak takut dan saya harapkan masyarakat juga,a�? katanya.

Muhammad menambahkan, guna mengantisipasi kejadian serupa, jajarannya telah diperintahkan untuk meningkatkan kewaspadaan. Patroli di sejumlah objek vital, asrama, dan markas polisi lebih diintensifkan.

a�?Masyarakat juga tingkatkan kewaspadaan. Dengan begitu, kita bersama-sama mengamankan kota tercinta ini,a�? tandas Muhammad.

Sebelumnya kasus serupa terjadi beberapa pekan lalu tak jauh dari Kantor Golkar di Jalan Pendidikan Mataram. Sama seperti peristiwa di Polres Mataram di lokasi ini tim Gegana Polda NTB sempat turun melakukan pengamanan. Belakangan setelah diperiksa tas mencurigakan itu hanya berisi sejumlah dokumen dan benda tak berbahaya lainnya. Namun demikian teror bom a�?palsua�? tersebut sempat menarik perhatian warga. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka