Ketik disini

Giri Menang Headline

Ini Pesan Bupati Fauzan pada JCH

Bagikan

GIRI MENANG-Bupati Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid meminta petugas kesehatan untuk tidak duduk diam di posko kesehatan. Mereka diharapkan lebih proaktif dan berkeliling memeriksa kondisi kesehatan jamaah calon haji (JCH) Lobar. Khususnya bagi JCH yang memiliki riwayat penyakit serta lanjut usia (lansia).

a�?Jangan diam atau tunggu di posko kesehatan. Saya titip JCH Lobar ke petugas kesehatan semua,a�? tegas Bupati Lobar H Fauzan Khalid saat membuka acara silaturahmi bersama JCH Lobar di Bencingah, Kantor Bupati Lobar, kemarin (9/8).

Bupati memang peduli dengan kondisi kesehatan JCH selama di Tanah Suci. Sebab, dari pengalaman, tak sedikit para jamaah tidak atau belum mengetahui cara penggunaan lift di hotel tempatnya menginap.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]

Hal ini, kata Fauzan, seringkali membuat jamaah kesulitan saat membutuhkan pengobatan. Belum lagi cuaca di Tanah Suci sangat jauh berbeda dengan Pulau Lombok. Di sana, saat ini mencapai 47 derajat celcius.

a�?Cek ke kamar-kamar jamaah kita terutama yang lansia, bila perlu kalau tenaga kuat, petugas kesehatan ngecek dua kali sehari, pagi dan sore,a�? tambahnya.

Selaian kepada petugas kesehatan, Fauzan juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga salat berjamaah di Tanah Suci. Dengan catatan, tidak memaksakan kehendak salat berjamaah di Masjidil Haram jika lokasi penginapan jauh.

Bila disekitaran Masjid Nabawi, dapat dilakukan di sana. Tapi, bila tidak memungkinkan, bisa salat di hotel. a�?Di mana saja, jangan sampai tidak salat berjamaah, mumpung berada di Tanah Suci,a�? kata mantan Ketua KPU NTB ini.

Begitu pula saat manasik haji, jika ada JCH yang memiliki ilmu atau pemahaman lebih tentang manasik, diharapkan tak segan memberitahu jamaah lainnya. Begitu pula jamaah yang pemahamannya kurang, jangan malu bertanya.

a�?Karena semua bertujuan dan mengharapkan haji yang mabrur,a�? katanya.

Sekadar diketahui, jumlah JCH Lobar tahun ini, yakni 639 jamaah. Dari segi kesehatan, mereka didominasi risiko tinggi (risti) sekitar 62 persen. Mereka terindetifikasi dengan berbagai macam penyakit, dengan rata-rat usia jamaah di atas 62 tahun.

Sementara Baiq Yulia Handayani, dokter muda yang berdinas di RSUD Patut Patuh Patju Lobar mengatakan, perhatian lebih intensif harus diberikan kepada risti. Karena itu, mereka juga diberikan penanda berupa gelang. a�?Ini (gelang) diberikan berdasarkan usia dan penyakit,a�? ucapnya.(ewi/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka