Ketik disini

Giri Menang

Fauzan a�?Dipanggila�? KPK

Bagikan

GIRI MENANG-Bupati Kabupaten Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid memastikan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Rabu 23 Agustus mendatang. Pemanggilan terkait laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

a�?Pemanggilan untuk klarifikasi laporan ke LHKPN di mana semua kepala daerah se-NTB dipanggil. Dan saya dapat jadwal Rabu,a�? kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, kemarin (18/8).

Dalam pemanggilan tersebut, sambungnya, ia harus mengklarifikasi LHKPN yang dilaporkan. Termasuk membawa bukti-bukti laporan tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Fauzan sendiri berharap para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota DPRD Lobar segera menyerahkan LHKPN. Sebab bagi para pejabat yang belum melaporkan LHKPN terancam dijatuhkan sanksi. Mulai dari ditundanya pembayaran kesra bahkan hingga pencopotan jabatan. Namun terkait pemberian sanksi tersebut masih digodok dalam bentuk perbup.

a�?Perbup ini belum kita buat,a�? ucapnya.

Fauzan mengaku sudah meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar H Moh Taufiq, untuk memerintahkan jajarannya segera melaporkan LHKPN ke KPK. Sebelumnya, menurut data KPK, terdapat 175 pejabat di Lobar yang wajib melaporkan LHKPN ke KPK. Namun dari jumlah itu, baru 48 persen atau sebanyak 84 pejabat yang sudah menyerahkan LHKPN ke lembaga anti rasuah tersebut. Sedangkan sisanya sebanyak 91 orang belum menyerahkan laporan. (ewi/r3)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka