Ketik disini

Selong

Dorong Harga Tembakau Rp 50 Ribu Per Kilo

Bagikan

SELONG-Petani tembakau sejak tahun ini bisa bernafas lega. Karena, RUU Tembakau memungkinkan harga tembakau bisa mengalami kenaikan hingga 20 persen. Di Lombok Timur (Lotim) harga tembakau diungkapkan Ketua Asosiasi Petani Tembakau (APTI) Lotim mulai mengalami peningkatan.

a�?Tembakau dengan kualitas super di di PT Djarum mencapai sekitar Rp 43.500 per kilo,a�? kata dia kepada Lombok Post.

Harga ini tentu membuat senang para petani. Karena, harga ini dikatakan cukup baik dan memang menjadi harapan warga yang menjadi petani tembakau mitra perusahaan. Sedangkan untuk di PT Sadhana, tahun 2016 lalu, Sahabudin mengungkapkan harga tahun lalu mencapai 45 ribu. Sehingga ia berharap tahun ini bisa mencapai Rp 50 ribu untuk tembakau dengan kualitas super.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Hanya saja PT Sadhana belum musyawarah harga. Kalau kami dari APTI mendorong kualitas super bisa tembus sampai Rp 50 ribu per kilo. Dibawah itu bisa Rp 40-45 ribu,a�? ujranya.

Di kalangan para petani sendiri, saat ini rata-rata harga tembakau mulai dari yang terendah yakni Rp 20 ribu hingga yang tertinggi Rp 37 ribu. Dengan kualitas baik. Amaq Iwan, salah seorang petani asal Sakra Barat mengaku harga jual di bawah saat ini mencapai Rp 30 ribu. a�?Kalau kami dari petani memang berharapnya ya minimal harga rata-rata paling rendah 40 ribu,a�? akunya.

Untuk itu, RUU tembakau nanti bisa benar-benar mengangkat harga tembakau para petani. Senada dengan Iwan, Sahabudin mengaku harga Rp 40 ribu memang sangat wajar. Mengingat tembakau Temanggung Jawa tengah memiliki harga mencapai Rp 70 sampai Rp 150 ribu. Padahal, tembakau Virginia di Lombok Timur diungkapkannya pengelolaanya lebih sulit dari tembakau Temanggung. a�?Satu kilo tembakau itu bisa jadi 1.000 batang. Itu kan bisa sampai Rp 1 juta,a�? bebernya.

Namun itu diakuinya memang belum termasuk biaya pengolahan, cukai dan yang lainnya. Hanya saja, mewakili para petani, Lalu Sahabudin berharap nasib para petani tembakau lebih sejahtera dan berkeadilan.

Sahabudin juga menyangkan sikap beberapa perusahaan yang diketahui menolak tembakau petani. a�?Kalau itu produksi petani binaannya kami berharap itu dibeli. Jangan ditolak. Akibatnya fatal bagi petani karena kerugiannya luar biasanya,a�?pintanya.

Terpisah Lombok Post yang bertandang ke Kantor sekaligus Gudang PT Sadhana Arifnusa mendapat penjelasan terkait kabar tentang kenaikan harga tembakau. Dijelaskan Pimpinan PT Sadhana, Kuswanto Setia Budi bahwa pihaknya tidak dapat membocorkan berapa harga yang diberikan kepada para petani.

A�a�?Yang jelas, prinsip bisnis kami ini adalah bagaimana agar petani untung dan kami mendapat banyak pasokan tembakau. Karena semakin banyak tembakau yang bisa kami beli, semakin bagus untuk perusahaan,a�? terangnya.

Hanya saja ia menjelaskan bahwa RUU Tembakau yang mengabarkan tentang kenaikan harga dikatakannya jangan hanya diartikan bertambahnya nilai rupiah. Melainkan bagaimana petani tembakau bisa sejahtera dan mendapatkan keuntungan yang lebih. a�?Itu (RUU tembakau, Red) kalau menurut sayaA� semua bermuara pada swasembada tembakau. Agar kita tidak mengimpor lagi,a�? ucapnya.

Namun pihaknya mengaku telah siap memberdayakan para petani dengan memberikan sejumlah subsidi. a�?Intinya kalau kami di perusahaan, kalau petani nggak untung nggak mungkin mereka kembali ke kami. Itu kami jaga betul,a�? tandasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka