Ketik disini

Metropolis

Harga Cabai Anjlok, Petani Rugi Besar

Bagikan

MATARAM– Jelang hari raya Idul Adha, harga cabaiA� turun anjlok. Saat ini, untuk cabai rawit per kilonya hanya Rp 10 ribu. Padhal, sebulan lalu, harganya masih di kisaran Rp 30-40 ribu. a�?Di petani, kami mengambilnya di harga Rp 6-8 ribu per kilogram,a�? kata Saenah, salah satu pedagang cabai di Pasar Kebon Roek, kemarin.

Menurut Saenah, harga cabai turun secara perlahan sejak harga puncaknya yang mencapai Rp 150 ribu per kilogram beberapa bulan lalu. a�?Kalau sekarang benar-benar anjlok (harganya),a�? keluh Saenah.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Anehnya, murahnya harga jual cabai ini tak membuat konsumennya ramai. Tapi malah sebaliknya. a�?Kalau murah gini malah sepi,a�? terangnya.

Penurunan harga tak hanya di cabai. Saenah mengatakan, harga kangkung, bawang merah, dan sayur mayur juga turu. a�?Tapi tidak separah cabai,a�? tambahnya.

Turunnya harga cabai ini membuat para petani merugi. Misbah, salah seorang petani cabai dari Dasan Kolo, Kelurahan Jempong Baru, Sekarbela misalnya. Ia mengatakan rugi besar. a�?Saya menyewa 12 are tanah seharga Rp 3,2 juta untuk menanam cabai. Ditambah biaya lain-lainnya sekitar Rp 5 juta. Kalau begini terus, bisa-bisa tidak balik modal,a�? katanya dengan wajah khawatir. (tih/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka