Ketik disini

Headline Metropolis

Penyebab Kebakaran Gudang PLN Masih Gelap

Bagikan

MATARAM– Simpang siur penyebab kebakaran di areal gudang terbuka PLN Wilayah NTB belum terjawab. Polisi juga masih menyelidiki dan menunggu kedatangan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri dari Bali. Dijadwalkan, tim Labfor Mabes Polri baru akan mulai bekerja hari ini.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, beberapa kabar penyebab kebakaran sudah didengar pihaknya. Misalnya informasi yang menyebut kebakaran dipicu pembakaran sampah. Namun, itu tidak bisa menjadi rujukan polisi, karena informasi tersebut belum benar-benar valid.

a�?Itu kan informasi masih dari masyarakat,a�? kata Muhammad.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dia memastikan, tak akan ada kesimpulan resmi dari kepolisian terkait penyebab kebakaran. Sebelum hasil olah TKP dari Labfor Mabes Polri keluar.

a�?Tunggu sampai mereka datang dan menyelesaikan penyelidikan penyebab kebakarannya,a�? kata dia.

Sembari menunggu kedatangan tim Labfor Mabes Polri, penyidik Polres Mataram kemarin tetap melakukan penyelidikan awal terhadap peristiwa tersebut. Muhammad mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi. Mereka merupakan orang-orang yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Selain itu, kamera CCTV yang dipasang di gudang terbuka tersebut juga telah disita dan dianalisis. Hanya saja, apa saja yang terekam di sana, tidak untuk disampaikan ke publik. Nantinya, isi rekaman akan menjadi bahan penyelidikan untuk tim Labfor.

a�?Rekaman ada. Dari sana nanti juga bisa didapat petunjuk apakah ada kesengajaan atau memang karena lalai,a�? pungkas Muhammad.

Kerugian Belum Diketahui

Sementara itu, PLN Wilayah NTB belum bisa memastikan berapa kerugian yang diderita menyusul kebakaran stok kabel di gudang terbuka Rabu (24/8) sore.

Jumlah gulungan kabel tegangan menengah yang terbakar pun belum bisa dihitung jumlah pastinya. Sebab, kemarin, lokasi kebakaran telah diberi garis polisi. Dan untuk kepentingan penyidikan, PLN belum diberikan akses ke area yang terbakar.

a�?Perkiraan kami, yang terbakar belasan,a�? kata Humas PLN NTB Rachmawan Primadya, tadi malam (24/8).

Dia mengatakan, kabel-kabel yang terbakar di gudang terbuka tersebut sebagian besar merupakan kabel jaringan tegangan menengah yang digunakan untuk jaringan listrik PLN. Tapi kemungkinan juga ada jenis kabel lainnya.

Khusus untuk pasokan listrik, dia memastikan tetap aman. Setelah kemarin ada pemadaman di beberapa titik mulai pagi hingga sore hari. a�?Sekarang sudah normal tidak ada kendala,a�? katanya.

Ia menjelaskan, kebakaran hebat yang membakar kabel-kabel di gudang tersebut tidak sampai membakar jaringan. Meski berada di bawah Saluran Udara Tegangan Tinggi, tetapi kobaran api tidak sampai mengenainya, karena api cepat dipadamkan.

a�?Ada yang kena jaringan sedikit di belakang gudang tapi tidak ada kerusakan,a�? terangnya.

A�Sementara itu, pantauan Lombok Post di lokasi kebakaran kemarin, terlihat sejumlah petugas dari Polda NTB dan Polres Mataram. Petugas keamanan juga tidak membolehkan wartawan mengambil gambar dari jarak dekat ke titik inti kebakaran.

Namun, salah seorang petugas satuan pengamanan PLN mengaku, dirinya adalah orang pertama melaporkan kejadian kebakaran itu. Saat itu, pihkanya sedang konsentrasi berjaga di bagian depan. Sehingga tidakmengetahui asal muasal api. Bahkan, pihak pengamanan sendiri baru mengetahui hal tersebut setelah diberi tahu warga yang memiliki toko di depan gudang PLN tersebut.

Petugas pengamanan yang tak mau namanya ditulis tersebut mengatakan, api mulai membesar sekitar pukul 17.00 WITA. Setelah itu, api kemudian mengamuk melumat tumpukan kabel berlilit.

a�?Yang terkena api itu. Kabel-kabel gelondongan besar yang ada dibawah pohon mangga. Itu kabel tegangan menengah,a�? katanya.

Sunarni, salah seorang pemilik toko di depan gudang PLN tersebut mengakui kalau dirinya yang pertama memberi tahu security gudang PLN tersebut kalau ada api di belakang gudang. a�?Kebetulan saya sedang menyapu sore itu, karena toko saya berhadapan dengan gedung, jadi sangat mudah untuk melihat area tersebut,a�? kata wanita berjilbab tersebut. (ili/dit/cr-tea/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka