Ketik disini

Metropolis

Kloter Terakhir Kota Mataram Diberangkatkan

Bagikan

MATARAMa��Sebanyak 174 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Mataram kembali diberangkatkan kemarin (25/8). Mereka bergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 10 bersama JCH asal Lombok Barat sebanyak 184 orang, Lombok Utara 67 orang, Lombok Tengah 20 orang, ditambah 5 orang petugas. Total yang diberangkatkan dalam Kloter 10 sebanyak 455 orang.

Kloter 10 merupakan kloter terakhir yang diberangkatkan ke Tanah Suci. Sesuai jadwal, setelah bersiap-siap di Embarkasi Lombok International Airport (LIA), pada pukul 12.45 Wita hari ini, JCH langsung diterbangkan ke Jeddah.

a�?Setiba di Jeddah, mereka akan dibawa ke wilayah Mahbas Jin, lalu akan diistirahatkan di dua hotel,a�? kata Kepala Kantor Kementerian Agama, Kota Mataram Burhanul Islam.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Berdasarkan laporan yang ia terima, kondisi cuaca di Tanah Suci saat ini, mencapai 45 derajat celcius. Panas ini dipastikan akan sangat berpengaruh besar pada fisik para JCH. Apalagi mereka yang sudah berusia di atas 60 tahun.

a�?Bahkan saat wukuf tanggal 9 Dzulhijah nanti, diprediksi suhu menjadi 55 derajat celcius,a�? terangnya.

Suhu ini, hampir dua kali lipat suhu luar ruangan di Indonesia, yakni berkisar antara 33-34 derajat celcius. Bahkan para JCH di Tanah Suci saat ini, kerap menghadapi suhu mencapai 50 derajat celcius.

a�?Karena itu, kita selalu himbau jamaah, agar menjaga kesehatan. Tidak perlu keluar penginapan jika tidak terlalu penting,a�? ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, saat pelepasan JCH asal Kota Mataram di Pendopo Wali Kota mengingatkan ibadah haji adalah Ibadah yang berat. Untuk itu jamaah butuh kesabaran, dan keikhlasan menjalaninya.

a�?Apalagi di tanah suci, jamaah akan bertemu dengan beragam karakter orang yang berbeda-beda,a�? jelasnya.

Tahun ini hampir 2 juta umat Islam akan memandati Makkah. Karenanya tantangan yang dihadapi para jamaah akan semakin berat.

a�?Tinggalkan urusan dunia, serahkan semua pada-Nya,a�? sarannya.

Para JCH juga diingatkan untuk selalu mematuhi panduan yang diberikan pendamping kelompok haji. Demikian halnya dengan peraturan yang diterapkan pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

a�?Jangan hanya karena ambisi meraih waktu yang afdhol untuk berdoa, lalu nekat meninggalkan rombongan dan melanggar aturan-aturan selama menunaikan ibadah haji,a�? sarannya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka