Ketik disini

Headline Praya

Loteng Butuh Tambahan Guru SD

Bagikan

PRAYA-Tahun ini, ada 140 guru Sekolah Dasar (SD) di Lombok Tengah (Loteng) yang dipastikan purna kerja. Itu artinya, jumlah guru yang berstatus abdi negara, semakin berkurang. Tahun 2016 lalu saja, sebanyak 102 orang.

a�?Memang seperti itu kondisinya. Kita kekurangan guru SD PNS,a�? kata Bupati HM Suhaili FT, kemarin (25/8) usai olahraga pagi di Alun-alun Tastura, Praya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Di satu sisi, kata Suhaili jumlah abdi negara di tingkat birokrasi gemuk. Di sisi lain, tenaga pendidikan dan kesehatan sedikit.A�A�A�A� Untuk itulah, pihaknya berharap pusat memperhatikan kekurangan guru dan tenaga medis di Loteng.

A�a�?Total guru SD PNS kita sebanyak 3.127 orang, tersebar di 596 lembaga pendidikan,a�? kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng H Sumum, terpisah.

Dari jumlah itu, beber Sumum 242 orang diantaranya sudah pensiun di tahun 2016 dan tahun ini. Sementara, yang menunggu masa pensiun di tahun 2018, 2019 dan 2020 mendatang, sebanyak 315 orang. Untuk mensiasatinya, Disdik memanfaatkan tenaga Guru Tidak Tetap (GTT). Jumlahnya sebanyak 597 orang.

Standar kebutuhan guru di Loteng sendiri, tekan Sumum sebenarnya sebanyak 4.887 orang. Namun, yang ada baru 3.127 orang. a�?Itu pun belum dikurangi yang pensiun karena meninggal dunia,a�? ujarnya.

Kalau berbicara fasilitas, sarana dan prasarana pendidikan, diakuinya sudah cukup, bahkan lebih. a�?Tinggal guru itu saja,a�? kata mantan Kabid Dikdas Dikpora tersebut.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka