Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Oi Bura Tambora Siap Jadi Desa Buah

Bagikan

BIMA-Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Bima akan memanfaatkan kesuburan tanah di Desa Oi Bura, Kecamatan Tambora. Rencananya tahun 2018 desa di kaki Gunung Tambora tersebut akan dikembangkan menjadi desa penghasil buah.

Rencana itupun mendapat respons baik dari Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri. Kabid Perkebunan Dispertabun Kabupaten Bima Azhar mengaku sudah merencanakan pengembangan perkebunan di wilayah Oi Bura.

”Kita sudah ada rencana. Mulai tahun 2018, kita mau kembangkan kebun kopi, durian, kelengkeng dan rambutan,” ungkap Azhar pada Radar Tambora (Lombok Post Group), Sabtu (26/8).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kata dia, wilayah Desa Oi Bura memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi desa buah. Desa tersebut memiliki lahan yang luas dan tanah yang subur. Didukung dengan kondisi cuaca yang sangat bagus untuk wisata agro.

”Kalau untuk tanam buah tidak ada keraguan. Kita juga akan dorong masyarakat bertani wortel dan bawang putih,” terangnya.

Dia mengaku, rencana pengembangan hortikultura dan perkebunan tersebut sudah mendapat dukungan dari bupati. Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Bima itu melihat langsung proses penggilingan kopi.

”Beliau ingin Oi Bura bisa jadi desa wisata agro. Karena itu harus didukung dengan perkebunan yang bagus,” ujarnya.

Menurut dia, Desa Oi Bura selama ini hanya mengandalkan pertanian padi, kedelai dan berkebun kopi. Sementara untuk menanam pohon buah yang lain belum dikembangkan dengan baik.

”Baru kopi yang sukses di kembangkan. Sekarang kopi di sini banyak investor luar yang tertarik untuk mengembangkannya,” ujar Azhar.

Dia menjelaskan, ketertarikan investor dengan melihat hamparan lahan kebun kopi yang luas. Lahan kopi di Desa Oi Bura diperkirakan mencapai ratusan hektare. Setiap hari warga memanen kopi rata-rata sebanyak 400 kilogram per orang.

”Jadi, hasil kopi di sini sangat luar biasa,” kata Azhar.

Sementara itu, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri mendukung pengembangan Oi Bura jadi desa wisata buah. Sekarang sudah ada kopi tinggal tanaman yang lain.

”Selain potensi alam, Oi Bura memiliki keunggulan lain. Di desa ini merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak Gunung Tambora,” paparnya.

Dia mengaku, Desa Oi Bura setiap bulannya selalu banyak dikunjungi para wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun dari mancanegera.

”Potensi ini harus dimafaatkan dengan baik. Masyarakat harus bisa menerima setiap tamu yang datang,” pintanya.(dam/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka