Ketik disini

Headline Praya

Ini Jurus Loteng Tangani Kekeringan

Bagikan

PRAYA-Pemkab Loteng terus berupaya memutus mata rantai kekeringan yang terjadi hampir setiap tahun. Salah satu solusi yang kini dilakukan adalah dengan memperbanyak pembangunan sumur bor dan embung rakyat.

Demikian dikatakan Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, kemarin (28/8) usai mengikuti sidang paripurna DPRD Loteng. a�?Di APBD perubahan tahun ini pun, kita siapkan anggarannya,a�? lanjut Pathul.

Anggaran tersebut, bebernya akan digunakan untuk membangun embung baru sebanyak 51 titik, rehabilitasi embung sebanyak 26 titik, pembagian 51 unit pompa air dan pembangunan sumur bor. a�?Itu jangka menegah dan panjangnya,a�? kata Pathul.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Seluruh proyek itu, tekan Pathul dilaksanakan beberapa minggu ini juga. Tahun 2018 mendatang, kembali dianggarkan. Dengan harapan, Loteng keluar dari yang namanya krisis air bersih, maupun krisis irigasi pertanian. a�?Untuk jangka pendeknya, kita didroping air bersih ke warga,a�? kata orang nomor dua di Loteng tersebut.

Dinas dan instansi yang bertugas, lanjutnya yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), bidang irigasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan PDAM. Mereka wajib menyediakan air bersih gratis kepada warga, sesuai permintaan di masing-masing desa.

Selain itu, tambah Pathul Pemkab terus mendesak pusat, agar memastikan penyediaan anggaran pembangunan Dam Mujur di Praya Timur.A�A�A� a�?Dari jadwal yang ada, droping air bersih direncanakan dimulai 1 September mendatang,a�? kata Kepala Dinsos Loteng Baiq Sri Hastuti Handayani, terpisah.

Jumlah armada, kata Sri sebanyak tiga unit. Satu unit diantaranya aset milik Dinsos. Sisanya, bantuan dari PDAM dan provinsi. a�?Melalui kesempatan ini saya tekankan, bahwa Loteng belum masuk darurat kekeringan,a�? tegas mantan Sekretaris Dinas Koperindag tersebut.

Senada dikatakan Kepala BPBD Loteng H Muhamad. Ia menambahkan, penyaluran air bersih akan diprioritaskan dibeberapa desa di wilayah Praya Timur, Praya Barat dan Janapria. Desa-desa yang dimaksud, beberapa hari sebelumnya telah mengajukan permohonan melalui aparatur pemerintah desanya masing-masing.

a�?Salah satunya, Desa Tanak Rarang, Praya Barat. Mohon desa- desa yang lain menunggu giliran,a�? kata mantan Kabag Aset Setda Loteng tersebut.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka