Ketik disini

Giri Menang Headline

Jangan Apatis dengan Pilkada!

Bagikan

MATARAM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lobar mulai menyusun regulasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lobar 2018. Regulasi tersebut akan digunakan sebagai pedoman teknis selama berlangsungnya Pilkada 2018.

Ketua KPU Lobar Suhaimi Syamsuri mengatakan, regulasi yang dimaksud seperti regulasi tahapan dan program, regulasi pemutakhiran dan daftar pemilih, regulasi pencalonan, regulasi pelaksanaan kampanye, dan regulasi tentang dana kampanye.

Selain itu, KPU juga menyusun regulasi pemungutan dan penghitungan suara, regulasi tentang rekapitulasi penghitungan suara, regulasi tentang tata kerja penyelenggara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lobar, serta regulasi sosialisasi dan partisipasi masyarakat.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Focus Group Discussion (FGD) ini digelar untuk menyerap masukan dari berbagai elemen masyarakat berkaitan dengan pedoman teknis yang sudah kita (KPU) susun,a�? kata Suhaimi disela-sela seminar FGD Penyusunan Regulasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lobar 2018 di Hotel Grand Legi Mataram, kemarin (28/8).

Ia mengakui, saat ini beberapa isu mulai mengemuka di tengah masyarakat. Antara lain mengenai daftar dan data pemilih. a�?Intinya kami minta semua masyarakat di Lobar tidak apatis dengan Pilkada,a�? pintanya.

Ia meminta masyarakat Lobar yang sudah tercatat di dalam pemilih tetap tidak memilih golput. Hak suara yang mereka dapatkan harus disalurkan. a�?Luangkan waktu sekitar dua hingga lima menit untuk ke TPS. Karena itu sangat berarti bagi masa depan masyarakat Lobar,a�? imbaunya.

Bagi Suhaimi, tidak ada alasan bagi masyarakat Lobar untuk tidak menggunakan hak pilihnya. Karena KPU Lobar sudah memberikan berbagai kemudahan. Bahkan untuk kelompok disabilitas pun sudah KPU pikirkan. a�?Setiap tahapan dan proses teknis dalam Pilkada, harus memudahkan penyandang disabilitas. TPS-nya harus TPS akses. Petugas kita juga harus petugas akses terhadap pemilih berkebutuhan khusus,a�? terang Suhaimi.

Sementara menyinggung tingkat partisipasi pemilih di Lobar, Suhaimi mengaku kalau KPU Lobar menargetkan 75 persen partisipasi pemilih. a�?Kita harapkan partai politik yang mempunyai instrument hingga masyarakat bawah, mengajak masyarakat untuk melek dalam pemilu dan politik,a�? tutupnya. (ewi/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka