Ketik disini

Headline Sumbawa

KSB Setujui Merger BPR

Bagikan

TALIWANGa��Pemerintah daerah (Pemda) Sumbawa Barat akhirnya a�?a��menyeraha��a�� terkait persoalan BPR. Pemda KSB memilih keputusan yang diambil Pemprov NTB untuk melakukan merger seluruh BPR.

a�?a��Itu keputusan terbaik. Karena memang dari awal, keputusan merger ini sudah diteken penjabat bupati saat itu,a��a�� kata Bupati A�Sumbawa Barat A�Dr H Musyafirin, kemarin (28/8).

Pemda KSB, kata bupati, sangat menghormati keputusan yang sudah dibuat penjabat bupati saat itu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?a��Kan tidak baiklah kalau kita cabut lagi. Keputusan itu tentu sudah melalui kajian-kajian. Jadi tidak mungkinlah kebijakan yang sudah diambil pejabat terdahulu, terus kita tahan-tahan apalagi kita cabut,a��a�� paparnya.

Selain karena sudah ada persetujuan dari penjabat bupati saat itu, keputusan ini juga diambil karena memang BPR akan diubah menjadi PT.

a�?a��Ini kan ada perubahan dari Perusahaan Daerah (PD) ke Perseroan Terbatas (PT). Regulasinya, memang menuntut demikian. Jadi, ya harus kita ikuti,a��a�� katanya.

Didampingi Wabup Fud Syaifuddin, bupati menegaskan jika KSB memilih jalan sendiri, dikhawatirkan nantinya akan menimbulkan masalah. Salah satunya mengenai aset.

a�?a��Kalau nanti ada pemisahan aset, nanti dia susah. Jadi karena pertimbangan-pertimbangan itu, kita akhirnya menyetujui,a��a�� ujarnya.

Bupati optimis, penggabungan BPR ini akan membawa keuntungan cukup besar bagi masyarakat. BPR diharapkan dapat memberikan keuntungan seperti yang sudah diberikan PT Bank NTB selama ini.

a�?a��Manfaatnya tentu akan lebih luas lagi. Sama halnya dengan PT Bank NTB saat ini. Mereka pasti akan memberikan kontribusi bagi daerah. Bahkan, modal yang dikelola BPR jauh lebih besar nantinya,a��a�� katanya.

Selain itu, Pemda KSB juga mempertimbangkan efektifitas modal yang ditanamkan di BPR. Jika dipecah-pecah, dikhawatirkan sangat tidak efektif.

a�?a��Efektifnya ya disatukan saja,a��a�� ungkapnya.

Bagaimana dengan penyertaan modal? Bupati mengatakan, Pemda KSB belum menentuka modal yang diberikan ke BPR.

a�?a��Kalau modal belum ya, karena kita sejauh ini baru fokus membicarakan merger dulu. Kalau KSB sendiri, saat ini juga masih sedikit. Nilainya sekitar Rp 1,8 miliar saja,a��a�� pungkasnya. (far/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka