Ketik disini

Kriminal

Angkut Elpiji Kapal Nelayan Ditahan

Bagikan

MATARAM-Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda NTB menahan satu kapal nelayan yang diduga hendak menyelundupkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji. Kapal dengan nama lambung Jabal Nur ini diamankan di perairan Kayangan, Lombok Timur, Minggu (27/8).

Plt Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya mengatakan, kapal tersebut diamankan karena tidak mengantongi surat izin pengangkutan. a�?Gak pegang surat izin, jadi petugas melakukan tindakan dengan mengamankan kapal,a�? kata Dewa, kemarin (29/8).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dewa mengatakan, kapal terpantau saat petugas melakukan patroli di perairan Kayangan. Sekitar pukul 14.00 Wita, petugas melihat aktivitas mencurigakan dari KM Jabal Nur yang hendak berlayar menuju Sulawesi.

Ketika didekati dan dilakukan pemeriksaan, didapati sejumlah barang bukti yang diduga melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2011 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Dijelaskannya, KM Jabal Nur mengangkut 52 tabung gas elpiji 3 kilogram dan 200 liter BBM jenis premium. Namun dalam pengangkutannya, awak kapal rupanya tidak mengantongi surat izin.

a�?Ini melanggar Pasal 53 huruf d Jo Pasal 23 ayat 2 huruf d,a�? jelas Dewa.

Selanjutnya, nakhoda KM Jabal Nur yakni Haseng, 38 tahun asal Desa Labuhan Lombok, Lombok Timur, serta dua anak buahnya, yakni Jadil, 46 tahun dan Aswar 35 tahun asal Sulawesi Selatan, dibawa menuju Ditpolair Polda NTB. Hingga kini, ketiga pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif.

a�?Masih kita lakukan pemeriksaan,a�? pungkasnya.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka