Ketik disini

Praya

Dinas PURR : Proyek Jalan Loteng Sudah Diklarifikasi

Bagikan

PRAYA-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah (Loteng) merilis, masalah proyek peningkatan dua ruas jalan kabupaten yang disorot Polda NTB, sudah diklarifikasi. Jalan yang dibangun tahun 2016 lalu tersebut, anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK), bukan APBD.

a�?Kasus itu mencuat, setelah ada pengaduan masyarakat,a�? kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Loteng Suwardi pada Lombok Post, kemarin (29/8).

Aduannya, terang Suwardi mereka menemukan kerusakan infrastruktur jalan pada masa pengerjaan fisik. Begitu pula, pada masa kontrak kerja berakhir. Warga pun mencurigai, ada dugaan penyimpangan anggaran. a�?Waktu itu, saya belum menjabat sebagai Kabid Bina Marga,a�? bebernya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kendati demikian, ia memastikan persoalan tersebut klir, setelah dua perusahaan pemenang tender melakukan pemeliharaan dan peningkatan. Kedua perusahaan tersebut yaitu, PT Krisna Karya yang mengerjakan ruas jalan Prako-Beleke sepanjang 3 kilometer (km) dan PT Sari Jaya Utama pada ruas Jeruju-Lelong sepanjang 5 km.

Pembangunan peningkatan jalan itu, lanjut Suwardi bersamaan dengan paket Puyung-Sukarara dan Montong Gamang-Janapria. Selama pengerjaan, pengawasan tetap dilaksanakan. Begitu pula masa pemeliharaannya. Agar terhindar dari masalah hukum, tahun ini PUPR pun menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya. a�?Seperti itu ceritanya,a�? kata Suwardi.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka