Ketik disini

Metropolis

Relokasi PKL di Eks Pelabuhan Ampenan Tertunda

Bagikan

MATARAM-Niat Pemerintah Kota Mataram merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Ampenan masih terkendala. Banyak PKL yang menolak dipindahkan dengan berbagai alasan. Relokasi pun akhirnya harus tertunda hingga awal bulan depan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan revitalisasi PKL di Pantai Ampenan akan dimulai awal September. a�?Sebelumnya, kami sudah turun dan ingin membongkar lapak-lapak di bekas Pelabuhan Ampenan, tapi para PKL di sana menolak direlokasi,a�? kata Tura.

Menurutnya, para PKL tidak ingin direlokasi sebelum lapak sementara untuk mereka tuntas dibangun. Karena itu menurut Tura, pihaknya terlebih dahulu membangun lapak sementara menggunakan terpal.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Sebelumnya Pertamanan sudah mencabut meteran listrik,a�? ujarnya.

Tura menjelaskan, relokasi akan tetap berlangsung, karena pemenang tender segera membangun lapak-lapak yang lebih bagus. Sedangkan Dinas Pariwisata akan membangun taman khusus untuk selfie.

a�?PU juga turut serta merevitalisasi pada bagian kamar mandi dan sedikit membuat ornamen perahu di atas besi eks Pelabuhan Ampenan,a�? tuturnya.

Ia memastikan, para PKL di Pelabuhan Ampenan segera direlokasi. a�?Target kami dua bulan, dan selesai pada Desember,a�? tutupnya.

Sementara itu, salah satu PKL Nurjanah mengaku khawatir pelanggannya pergi jika lapaknya dipindah. a�?Kami berharap diberi lokasi bagus dan tidak terlalu belakang, soalnya para pengunjung akan susah menemui tempat jualan kami jika lapak dibangun di belakang,a�? harapnya. (cr-tea/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka