Ketik disini

Praya

Siswa Madrasah di Batukliang Utara Tewas Gantung Diri

Bagikan

PRAYA– Seorang remaja berinisial DS warga Dusun Setiling Desa Setiling, Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah (Loteng) A�ditemukan tewas dengan jasad tergantung di gudang padi rumahnya, kemarin (30/8) sekitar pukul 15.00 Wita. Polisi menduga DS tewas bunuh diri karena permintaannya tak dipenuhi orang tua.

“Korban kelas 3 MTs Dakwatul Khair. Bersangkutan minta dibelikan motor karena jarak rumah dengan sekolah jauh,” kata Kapolsek BKU AKP Ketut Putrawan pada Lombok Post.

Namun, kata Putrawan kedua orang tuanya atas nama H Rahdan dan Raudah enggan menuruti. Dengan alasan, masih terlalu dini mengenderai motor.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Ceritanya, orang tuanya juga tidak memiliki uang. Seperti itu,” bebernya.

Perselisihan pun, diakuinya tidak bisa dihindari. Namun, kedua orang tuanya memilih mengalah, dengan meninggalkan korban di rumah sendirian. Keduanya pun memutuskan pergi ke kebun, yang jaraknya tidak jauh dari kediaman.

Begitu kembali, lanjut Putrawan keduanya mencari anak kesayangannya tersebut, namun tidak ada di rumah. Termasuk rumah tetangga dan teman-temannya. Begitu, orang tua korban mau mengambil parang di gudang padi, korban ditemukan tergantung, tidak bernyawa lagi.

Sontak, tambah Putrawan keduanya berteriak minta tolong, hingga kerumunan warga berdatangan. Mereka pun bersama-sama melakukan evakuasi terhadap korban. Dengan cara, memotong tali yang terikat dileher. “Begitu kami menerima laporan, kami langsung melakukan olah TKP, ” katanya.

“Kami juga sudah memeriksa saksi-saksi. Termasuk, melakukan visum. Hasilnya, kasus itu murni bunuh diri,” lanjut Putrawan.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka