Ketik disini

Headline Metropolis

Sehari, 932 Ton Daging Beredar di NTB

Bagikan

MATARAM-Pemotongan hewan kurban saat perayaan Idul Adha berdampak signifikan terhadap tingkat konsumsi daging. Meski tidak ada data resmi, namun diperkirakan ada 932 ton daging beredar di tengah masyarakat dalam sehari.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB H Aminurrahman mengatakan, jumlah pasti hewan kurban yang disembelih tahun ini masih dalam proses pendataan. Tapi jika mengacu pada data tahun lalu, jumlah sapi yang dikurbankan mencapai 6.500 ekor dan kambing domba mencapai 12 ribu ekor.

a�?Diperkirakan jumlah hewan kurban mengalami peningkatan,tapi minimal jumlahnya seperti itu,a�? kata Aminurrahman, kemarin (1/9).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Mengenai berat daging yang dihasilkan, selama ini Dinas Peternakan tidak pernah menghitung secara pasti. Tapi jika menggunakan perhitungan rata-rata, tiap satu ekor sapi menghasilkan 125 kg daging dikali 6.500 ekor maka ada 812.500 kg atau 812 ton daging sapi tersedia dalam sehari untuk dikonsumsi warga.

Sementara satu ekor kambing rata-rata bisa menjadi 10 kg daging. Jika dikalikan 12 ribu ekor dengan 10 kg daging maka ada 120.000 kg atau 120 ton daging kambing. Jika ditotal, diperkirakan ada 932.500 kg atau 932 ton daging kurban beredar dalam sehari. a�?Kalau peningkatan konsumsi daging jelas meningkat,a�? katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Nurhandini Eka Dewi menjelaskan, konsumsi daging sangat baik untuk peningkatan gizi. Terutama jika para penerima daging kurban adalah anak-anak dan balita, karena protein hewani adalah protein yang baik. Dengan masukan protein yang baik, akan mampu mengolah semua zat-zat yang ada di tubuh, sehingga bekerja secara optimal. A�a�?Kalau daging dibagi untuk orang miskin bagus itu, untuk meningkatkan gizi mereka,a�? katanya.

Ia mengatakan, pemerintah saat ini sedang berusaha meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Dengan adanya pembagian daging hewan kurban, akan membantu upaya pemerintah tersebut. Sebab konsumsi protein hewani di tengah masyarakat masih sangat kurang, karena konsumsi daging masih sangat kurang. a�?Tidak hanya di NTB tetapi di seluruh Indonesia,a�? ujar mantan kepala Dikes Lombok Tengah ini.

Dinas Peternakan NTB memastikan stok daging di NTB masih aman. Bahkan Provinsi NTB salah satu daerah pengirim sapi ke luar daerah. Pengiriman dilakukan ke Kalimantan, Riau, Jakarta, dan daerah-daerah di Pulau Jawa. Permintaannya mencapai 15 ribu sapi kerbau. Sementara stok sapi potong NTB mencapai 130 ribu lebih. a�?Jadi kita tidak kekurangan untuk dalam daerah maupun luar daerah,a�? kata Aminurrahman.

Sementara untuk kesehatan hewan, pemantauan tidak hanya dilakukan saat ada momen Lebaran, tetapi sepanjang tahun tetap dilakukan program intensif masif. Sebuah program untuk pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit hewan menular. Ia memastikan hewan di NTB aman untuk dikonsumsi, karena vaksinasi dilakukan secara masif. Begitu pun pengamatan dan pengobatan. Mulai dari lingkungan budi daya, tempat ternaknya dijaga betul. Ternak dipastikan sehat. a�?Sehingga pada saat pengumpulan seperti ini hewan yang dibawa itu relatif sehat, terlindungi dari penyakit yang berbahaya,a�? katanya.

Kemudian pada waktu penjualan seperti saat ini, Dinas Peternakan tidak lepas tangan. Bahkan dibentuk tim khusus pemantauan hewan kurban untuk memastikan semuanya aman dikonsumsi. TimA� dari provinsi hingga kabupaten/kota melakukan pendataan tempat penjualan, sekaligus melakukan pemantauan kesehatan. Ketika ada yang perlu diobati tim langsung mengobati. a�?Syukur tidak ada temuan hewan yang memiliki penyakit membahayakan,a�? ungkapnya.

Sementara itu, usai salat Idul Adha di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, kemarin (1/9), Pemprov NTB menyumbangkan 39 ekor sapi dan 82 ekor kambing. Sekda NTB H Rosiady Sayuti menjelaskan, hewan kurban itu merupakan sumbangan dari semua OPD lingkup Pemprov NTB dan beberapa intansi veritkal di NTB.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu, tapi yang lebih penting menurutnya, hubungan OPD dan lembaga vertikal di NTB tejalin dengan baik. Selain pemprov, NTB juga mendapat jatah hewan kurban berupa satu ekor sapi besar dari Presiden Jokowi. A�Daging hewan kurban didistribusikan kepada ribuan masyarakat, pondok pesantren, panti asuhan dan sebagainya. A�a�?Sepertiga bagi masyarakat kurang mampu, sepertiga bagi masyarakat umum, dan sepertiganya lagi untuk dibagi yang lain,a�? katanya. (ili/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys