Ketik disini

Sportivo

Peraih Emas PON Jabar Tagih Bonus

Bagikan

MATARAM-Bonus atlet asal Dompu yang berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) ternyata belum dibayar. Bonus yang dijanjikan Pemkab Dompu pun ditagih.

Hingga kemarin, Abdul Razak, Ardiansyah, Murdani, Rohani, dan M Yamin belum juga menerima reward apapun dari daerah yang dipimpin H Bambang Yasin itu. Abdul Razak menuturkan, bonus itu dijanjikan cair akhir tahun 2016 lalu. Hanya saja, bonus tersebut belum juga diberikan. “Saya sudah tagih langsung ke Pemkab Dompu. Tapi, belum juga ada kepastian sampai sekarang,” keluh Razak kepada Lombok Post, kemarin (7/9).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”205″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dia pernah menagih bonus melalui Sekda Pemkab Dompu H Agus Bukhari, tahun lalu. Saat itu, sekda menjelaskan jika proposal bonus yang diajukan KONI Dompu telah didisposisi Bupati H Bambang M Yasin. “Kalau di disposisi, artinya bonus tersebut seharusnya sudah bisa cair,” ungkap peraih medali emas PON di nomor estafet 4×100 meter itu.

Sebulan setelah menagih, bonus yang diidamkan itu tak kunjung cair. “Saya tanyakan kembali dan saya diarahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Dompu,” beber dia.

Berdasarkan keterangan BPKAD, sebenarnya sudah ada disposisi namun belum ditanda tangani Ketua KONI Dompu. Alasannya, masa kepengurusan KONI Dompu berakhir. “Menurut saya alasannya KONI itu tidak logis,” tudingnya.

Mengenai besaran bonus yang dijanjikan Pemkab Dompu, Razak tidak mengetahui persis. “Yang pasti Pemkab Dompu menjanjikan kita bonus,” bebernya.

Keluhan yang sama diungkapkan atlet Muay Thai NTB Ardiansyah. Dia mengaku kecewa dengan pemkab Dompu yang belum juga memberikan bonus . “Kami terus diberikan harapan palsu. Sampai sekarang, gak ada yang kita terima,” ungkap Ardiansyah.

Sementara, Ketua KONI Dompu Yuhasmin yang dikonfirmasi via telepon belum bisa dihubungi. Berkali-kali dihubungi, namun dia tak mengangkatnya. Begitu pun dengan pesan singkat. Hingga pukul 19.30 Wita, belum ada balasan pesan singkat dari Yuhasi. (arl/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka