Ketik disini

Bima - Dompu

Kapolres Bima : Penembakan Bukan Kasus Terorisme

Bagikan

KOTA BIMA–Jajaran forum komunikasi pimpinan daerah Kota Bima menggelar rapat tertutup, kemarin (12/9). Rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin itu membahas kasus penembakan dua anggota Polres Bima Kota.

Usai rapat Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail meminta warga untuk tidak panik. Dia menegaskan kasus tersebut bukan bagian dari terorisme.

a�?Warga tenang saja, silakan melakukan aktivitas seperti biasa. Karena kami saat ini tengah melakukan pengejaran,a�? katanya.

Diungkapkannya, jajaran Polri saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. Identitas pelaku pun sudah dikantongi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dia berjanji akan menuntaskan masalah ini dengan cepat. Dia juga memerintahkan semua personil tetap bertugas menjaga keamanan.

a�?Ini risiko kami sebagai polisi. Yang jelas kami akan tetap menjaga warga dengan baik,a�? tegasnya.

Untuk terus meningkatkan kemanan dan ketertiban, dia tetap memerintahkan personil untuk melakukan pelayanan. Itu seperti patroli rutin. Polisi diminta menjaga titik-titik yang dirasa membutuhkan petugas untuk menjaga lalu lintas.

a�?Saya sudah tegaskan, jangan pernah takut. Mari kita lawan bersama para pelaku ini,a�? katanya.

A�Sementara itu Dandim 1608 Bima Letkol CZI Yudil Hendro mengatakan siap membantu Polri dalam mengungkap kasus penembakan ini.

a�?Kalau ada permintaan untuk kami ikut turun mengejar, pelaku kami siap,a�? tegasnya.

Sikap itu dimabil untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman di Kota Bima. TNI tidak ingin Kota Bima dicap tidak aman.

A�a�?Untuk sementara ini kami akan memberikan data-data yang sekiranya dibutuhkan jajaran Polri,a�?katanya.

Di samping itu, kata Yudil, jajaran TNI akan meningkatkan pembinaan terhadap warga. Dengan harapan kejadian yang sama tidak terulang lagi.A� Menurutnya, aksi anarkis tidak bisa sepenuhnya diselesaikan oleh aparat TNI dan Polri semata.

a�?Kekuatan terbesar itu ada di warga. Tanpa warga kami ini bukan apa-apa,a�? katanya.

Selain itu, dia juga meminta agar aparat keamanan dan pemerintahan lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Jangan sampai informasi yang beredar ternyata palsu (hoax).A� Selain itu, dia meminta warga tidak diam saja ketika mendapat informasi yang kira-kira mencurigakan. Jangan sampai lantaran informasi keliru itu mengganggu ketertiban.

A�a�?Kalau pun ada informasi yang menjurus kepalaku segera laporkan saja,a�? pungkasnya. (nk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka