Ketik disini

Metropolis

Polisi Amankan Pilkada Lebih Awal

Bagikan

MATARAM-Jajaran kepolisian mengambil start lebih awal untuk pengamanan pilkada serentak di NTB. Polda NTB dan jajarannya pun mulai menggelar operasi cipta kondisi bertajuk Ngeremrasa Gatarin 2017.

a�?Pengamanan ini dimulai lebih maju satu bulan dari agenda pemilu,a�? kata Komandan Satgas Preventif Operasi Ngeremrasa Gatarin 2017 Polda NTB Kompol Arief Yuswanto di Graha Pena Lombok, kemarin (12/9).

Arief bersama puluhan pasukannya sengaja mampir ke kantor pusat Lombok Post Group di Jalan TGH Faisal Sandubaya, Mataram, setelah berpatroli keliling ke beberapa lokasi. Mereka diterima Wakil Dirut Abdul Muis, Pemimpin Perusahaan Alfian Yusni, Direktur Haliludin, Pemred Jony Marthadinata, dan jajaran manajemen. a�?Kami ingin diskusi sekaligus minta masukan untuk tugas-tugas kami ke depan,a�? kata perwira menengah polisi yang akrab dengan kalangan wartawan tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dalam diskusi dengan suasana penuh keakraban, Arief menjelaskan, setiap hari mereka keliling berpatroli. Dalam patroli itu, mereka bertemu pengurus partai politik untuk mengimbau agar pada hari H pilkada nanti tetap menjaga situasi yang kondusif. a�?Kami siaga 24 jam,a�? katanya.

Pelaksana pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga terus disambangi untuk mengingatkan untuk meminimalkan komplain terhadap pelaksanaan pilkada. a�?Intinya kami turun lebih awal, agar nanti pada hari H tidak ada serangan fajar, jangan ada yang memfasilitasi pemilih dan lainnya. Karena itu semua bisa berdampak terhadap kamtibmas,a�? ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Pemimpin Perusahaan Lombok Post Alfian Yusni memberikan masukan, agar pihak kepolisian juga mengantisipasi berita-berita hoax jelang pilkada. a�?Kami pun berusaha mengelola berita-berita hoax itu agar menjadi berita yang benar,a�? kata Alfian.

Masukan-masukan dalam diskusi, termasuk soal perilaku berkendara masyarakat di Mataram dan NTB secara umum menjadi catatan Arief dan anggotanya. (van/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka