Ketik disini

Politika

Kader Golkar Lebih Tepat Jadi Calon Bupati

Bagikan

GIRI MENANG-–Golkar menjadi partai terbesar di Lombok Barat (Lobar) dengan menempatkan ketuanya Hj Sumiatun sebagai ketua dewan. Sayangnya salah satu kader terbaik itu tak cukup percaya diri mengincar kursi nomor satu. Posisi terbaik yang mungkin diraih Sumiatun hanyalah wakil bupati.Itupun jika jadi digandeng H Fauzan Khalid.

a�?Kalau pribadi saya ditanya, saya inginnya Golkar jadi nomor satu,a�? kata Ketua Harian Golkar NTB H Misbach Mulyadi, kemarin (13/9).

Keinginan itu wajar mengingat posisi dan daya tawar Golkar yang sangat tinggi. Apa yang dikatakan Misbach sangat mungkin terlaksana. Publik tentu belum lupa, Fauzan bisa menjadi bupati tak lepas dari kekuatan Golkar. H Zaini Arony, politisi Golkar yang kala itu maju dan memenangkan kontestasi dengan menggandeng Fauzan sebagai wakilnya. Sayangnya selepas Zaini tersandung kasus, Fauzan yang naik tahta memilih menjomblo dan tak mengambil pendamping dari Golkar sebagai pengusung utama ataupun dari partai pengusung lain hingga akhir masa jabatannya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Namun peluang Golkar belumlah tertutup untuk mengunci kursi bupati. Masih ada nama Nauvar Farinduan dan TGH Muammar Arafat yang berkeinginan maju menjadi bupati.

a�?Insya Allah makin mantap, kita jalan trus,a�? kata Farin beberapa waktu lalu.

Keyakinannya bakal diusung partai makin mantap setelah survei internal yang dilakukannya menunjukkan ia berada pada posisi teratas. Namun itu bukanlah jaminan, karena Fauzan yang juga hendak maju menggunakan Golkar juga menjadi yang tertinggi berdasar hasil survei lain yang dilakukan SMRC.

Ketua Harian Golkar Lobar L Hermayadi sebelumnya menjelaskan pihaknya sudah mengikat kontrak dengan LSI. Fauzan, Farin, bersama HM Izzul Islam dan HL Sajim Sastrawan adalah empat bakal calon yang disurvei.

a�?Biaya survei ditanggung oleh empat bakal calon tersebut,a�? ucapnya.

Nantinya akan dipilih satu kandidat terbaik untuk diusung Golkar. Artinya jika Golkar sebagai posisi nomor satu yang digunakan, pada poin ini nama Farin yang unggul, karena tiga calon lain bukanlah kader internal. Namun jangan lupakan TGH Muammar Arafat.

Kendati tak masuk dalam empat besar yang disurvei, ia jelas menjadi kandidat potensial. Anggota DPRD NTB itu memiliki basis massa yang jelas. Belum lama ini puluhan ribu KTP ramai-ramai dibawa pendukungnya. Hal itu sebagai bentuk dukungan langsung masyarakat pada Muammar jika partai tak memajukannya.

Jika dukungan terus mengalir, tentu ia tak bisa menolaknya. Namun Muammar mengatakan masih terus pikir-pikir sembari menanti keputusan resmi partai. Apakah memajukan non kader atau kader. Apakah puas pada posisi dua atau berketetapan hati mengincar nomor satu.

a�?Saya menunggu partai,a�? kata Muammar. (yuk/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka