Ketik disini

Giri Menang

Vario Hantam Truk, Satu Nyawa Melayang

Bagikan

GIRI MENANG-Diduga melebihi kecepatan, sepeda motor yang di kendarai dua remaja asal Gerung menghantam dum truk di Dusun Beli Tepung Desa Beleke di Kecamatan Gerung, Selasa malam (12/9) lalu. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul A�19.30 Wita itu, menyebabkan nyawa pengendara sepeda motor melayang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah perempatan Dasan Cermen Kota Mataram menuju ke arah Gerung.

Menurut saksi mata Haryanto, saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban yang begitu kencang mengendarai motor tak melihat dum truk yang tengah masuk ke dalam pemukiman. Akibatnya, motor langsung menghantam bagian belakang dum truk, yang menyebabkan motor masuk hingga bagian bawah truk.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Truk itu sudah masuk setengah (ke dalam pemukiman), sudah tidak bisa (motor menghindar),a�? ucapnya, Selasa (12/9).

Menurut warga asal Loteng ini, korban dan temannya yang berboncengan hanya menggunakan satu helm. Sebelum menabrak truk, pengemudi juga sempat menyalip salah satu truk puso di depannya.

a�?Dia (korban) yang menabrak. Motornya (masuk di bawah truk) sudah sampai tergeret sama roda belakangnya itu,a�? jelasnya.

Menurut kesaksian warga lainnya, kedua korban pun langsung dibawa warga dan pihak kepolisian menuju RSUD Tripat Gerung guna mendapatakan pertolongan.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Lobar Iptu L Panca Warsa menerangkan, identitas korban atas nama Azroni dan Junaidi. Menurutnya, korban pengemudi Azroni meninggal di tempat, sedangkan penumpangnya Junaidi hanya mengalami luka dan dirawat di RSUD Tripat Gerung. Sementara supir truk, berinisial MR telah diamankan.

a�?Pengendara sepeda motor Honda Vario meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara penumpangnya luka-luka di bagian wajah dan dirawat di RSUD Tripat Gerung. A�Kerugian Material Rp 2 juta,a�? tandas Lalu Panca. (ewi/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka