Ketik disini

Headline Tanjung

Program Gemar Makan Ikan, KLU Terbaik di NTB

Bagikan

TANJUNG-Langkah Pemkab Lombok Utara yang gencar mengampanyekan gemar makan ikan melalui Forum Gemar Makan Ikan (Forikan) berbuah manis. Kabupaten Lombok Utara (KLU) mendapatkan penghargaan karena sukses mengampanyekan Forikan. Mulai dari tingkat PAUD, sekolah-sekolah, dusun, desa hingga kecamatan.

Penghargaan tersebut diberikan langsung Wakil Ketua TP-PKK NTB Hj Syamsiah M Amin kepada Ketua TP-PKK Lombok Utara Rohani Najmul Akhyar. Penghargaan itu diberikan pada lomba masak serba ikan tingkat Provinsi NTB di Mataram, kemarin (14/9).

Ketua TP-PKK Lombok Utara Rohani Najmul Akhyar mengungkapkan, penghargaan yang diterima Forikan Lombok Utara merupakan hasil atas kampanye gemar makan ikan yang sudah meluas hingga ke masyarakat. Bahkan menyasar lembaga PAUD.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Saat ini baru Lombok Utara yang membentuk Forikan di tingkat desa dan kecamatan dan sudah berjalan satu tahun. Kita terus beri pembinaan,a�? katanya.

Langkah yang dilakukan ini untuk merangsang partisipasi masyarakat. Selain itu, Forikan Lombok Utara memberikan dana pembinaan kepada kelompok PKK Kecamatan dan Desa agar lebih kreatif menciptakan menu ikan.

Selain itu, Rohani juga mendorong alokasi dana dari ADD untuk TP-PKK desa hingga dusun. Tujuannya, agar gerakan Forikan semakin dirasakan dan menyentuh langsung pada pola konsumsi masyarakat. a�?Lombok Utara punya potensi sebagai sumber penghasil ikan. Hanya saja, rendahnya konsumsi ikan di masyarakat seolah masih melekat. Untuk itu, kami tidak ragu mendukung penuh rencana dinas terkait membentuk Pasar Khusus Sentra Ikan di Lombok Utara,a�? katanya.

Rohani melanjutkan, rendahnya tingkat makan ikan di Lombok Utara dibanding daerah lain perlu dibedah. Apakah kreasi masyarakat membuat menu ikan atau mungkin pola perdagangan ikan yang masih salah.

a�?Apakah ikan yang dijual di KLU ini sudah tidak segar karena dari nelayan KLU dijual ke pengepul dibawa ke Mataram dan dijual lagi ke masyarakat kita yang menjadi penyebabnya,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Rohani mengatakan, dirinya mendukung rencana pembangunan pasar sentra ikan. Karena dengan begitu ikan dari Lombok Utara tidak lagi dikirim ke luar daerah. Tapi masyarakat bisa dapat ikan yang lebih segar.

Sementara itu, Kepala Dishublutkan Lombok Utara Agus Tisno mengungkapkan, gerakan Forikan akan disinergikan dengan program dinas. Caranya dengan memperluas akses sumber produksi ikan. Baik ikan laut maupun ikan air tawar,” pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka