Ketik disini

Metropolis

Yuk, Liat Koteka di LEM

Bagikan

MATARAM-Pameran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Expo 2017 untuk pertama kalinya digelar di pusat perbelanjaan Lombok Epicentrum Mall (LEM) Mataram, kemarin. Parekraf ke-6 ini rencananya berlangsung selama empat hari.

Acara tersebut dibuka Asisten I Bidang Kepemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi NTB Agus Patria. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal, Direktur Utama PT Aira Mitra Media, dan Ketua GOW Kota Mataram Kinnastri Mohan Roliskana.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Perwakilan Aira Mitra Media Dolf Rio mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari promosi pariwisata sekaligus memperkenalkan produk unggulan dari beberapa daerah. Tercatat ada 36 booth yang dijadikan tempat memamerkan produk dan pariwisata dari masing-masing daerahnya.

Tak hanya dari NTB, beberapa provinsi yang ambil bagian dalam kegiatan ini antara lain, Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Kabupaten Bantul, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Jepara, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Lebak, Kabupaten Mimika, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tuban, Kota Madiun, BBPOM Mataram, dan Pemerintahan Kota Semarang.

a�?Parekraf kita harapkan menarik minat masyarakat Kota Mataram. Acara itu juga dilengkapi beberapa lomba seperti dai cilik, lomba hafalan Alquran, festival sambal, fashion show hingga pentas seni daerah,a�? kata Dolf Rio.

Salah satu peserta yang berasal dari Kabupaten Mimika Bertha Beana mengatakan, ia baru kali ini ikut dalam Parekraf Expo. a�?Barang yang kami bawa ini salah satunya dari perkebunan. Yakni sari buah merah, pertambangan tembaga, dan batu tambang,a�? kata Bertha.

Selain itu, Bertha mengatakan barang yang dibawa untuk meramaikan kegiatan Parekraf Expo 2017 tersebut, yakni kulit buaya dan ukiran patung, serta noken. Barang-barang itu merupakan tas asli dari masyarakat Mimika.

a�?Selain itu ada juga tas dari batang anggrek dan kulit kayu. Serta ada pakaian adat dari MimikaA� seperti Koteka,a�? tandasnya. (cr-tea/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka