Ketik disini

Giri Menang

Petani Diajak Ikut Asuransi

Bagikan

GIRI MENANG-Program asuransi usaha tani padi yang digulirkan pemerintah pusat tahun 2015 kurang diminati para petani di Lobar. Padahal Lobar rentan terjadi kegagalan panen, terlebih ketika iklim tak bersahabat.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Lobar H Muhur Zohri, program asuransi usaha tani padi (AUTP) kerap disosialisasikan pihaknya. Namun, baru sebagian petani yang menjadi peserta AUTP.

a�?Hanya dibeberapa tempat yang ikut asuransi, dengan pertimbangan kondisi lahan,a�? kata Muhur, kemarin (15/9).

Muhur menekankan kepada para petani dengan kondisi lahan apapun untuk tetap ikut berasuransi. Ini sebagai wujud mendukung program pemerintah.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Pasalnya, ikut menjadi peserta asuransi memiliki manfaat besar. Selain sebagai perlindungan bagi petani, juga turut membantu petani lain ketika mengalami musibah atau kegagalan panen.

a�?Baik di daerah sendiri atau di daerah lain,a�? ujar Muhur.

Pemda dinilainya mendorong petani mengikuti asuransi. Apalagi direncanakan tahun depan premi asuransi ditanggung pemerintah..

Seperti diketahui, saat ini DPRD Lobar mengajukan raperda inisiatif berkaitan dengan perlindungan dan pemberdayaan petani sebagai tindak lanjut Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 diatur salah satunya berkaitan dengan asuransi pertanian yang dalam hal ini dijalankan BUMN yang bergerak di bidang asuransi yakni PT Jasindo.

Petani, kata dia, diminta membayar premi Rp 180 ribu per hektare per musim tanam. Bila gagal panen, maka Jasindo akan membayar asuransi Rp 6 juta per hektare.

Namun dalam prakteknya, pemerintah pusat mengambil peran dengan menyubsidi 80 persen besaran premi atau total Rp 144 ribu. Sehingga petani yang ingin mengikuti asuransi hanya perlu membayar sisanya yakni Rp 36 ribu.

a�?Rp 36 ribu ini kita nanti anggarkan. Jadi petani tidak perlu bayar premi, ikut saja,a�? imbuhnya.

a�?Meski demikian pemda juga berharap kemandirian petani dapat terwujud,a�? tandas Muhur. (ewi/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys