Ketik disini

Politika

Survei SDI Unggulkan Fauzan

Bagikan

GIRI MENANG-– Bupati Lombok Barat (Lobar) Fauzan Khalid lagi-lagi keluar sebagai pemenang Pilkada Lobar versi survei. Kali ini sang calon petahana unggul dalam survei yang dilakukan Sinergi Data Indonesia (SDI).

“Fauzan Khalid memiliki pemilih fanatik tertinggi 10,91 persen,” bunyi presentasi yang disajikan.

Dalam data tersebut dia mengalahkan TGH Hasanain dan Nauvar Farinduan yang ada di urutan dua dan tiga dengan kisaran enam dan empat persen. Dalam kalkulasi selanjutnya, lagi-lagi ia mengalahkan pesaing lain.

Fauzan menjadi kandidat yang paling banyak terekam dalam memori pemilih. Angkanya mencapai 23,18 persen. Sementara calon lain ada pada kisaran tujuh persen ke bawah. Saat elektabilitas delapan nama teratas dihadap-hadapkan, Fauzan kembali memimpin dengan 33,41 persen, disusul TGH Hasanain 11,82 persen, dan Farin 7,27 persen.Sementara HM Izzul Islam hanya meraih 3,64 persen saja.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Survei SDI juga terkait elektabilitas empat pasangan yang disimulasikan. Dalam bongkar pasang tiga simulasi yang dicoba, Fauzan yang digandengan denga Hj Sumiatun atau dengan Nurul Adha tetap unggul. Namun catatan dari semua jenis survei itu adalah undecided voters yang sangat besar pada semua jenis skema survei. Bahkan calon terlemah sekalipun masih berpeluang menang jika mampu mengejar suara mengambang tersebut.

Itulah mengapa calon-calon lain terlihat ogah menanggapi beragam hasil survei yang mulai bermunculan.HM A�Izzul Islam, salah satu calon kuat yang kerap rendah nilai surveinya bahkan pernah melempar kritik tajam.

“Siapa yang bayar,” katanya mempertanyakan.

Mengacu analisa Pengamat Politik UIN Mataram Agus, memang survei saat ini sangat mungkin dimainkan untuk kepentingan pihak yang membayar. Tujuannya jelas memengaruhi partai agar mendukung bakal calon dengan nilai kemenangan survei terbaik. Termasuk juga meyakinkan pemodal untuk mengucurkan dana bagi calon tersebut.

“Kalau surveinya muncul saat ini, tujuannya dua itu,” imbuhnya.

Sementara Fauzan seolah berada di atas angin, para mantan kepala desa (kades) terus melakukan manuver pemenangan untuk Izzul sebagai calon yang dibelanya. Terbaru, puluhan mantan kepala desa yang tergabung Ikatan Kekeluargaan Mantan Kepala Desa (Inkam Desa) Lombok Barat menyatakan diri keluar dari kepengurusan. Hal itu juga dilakukan sang Ketua H Ibrahim, mantan Kades Bagek Polak . Mereka kemudian mendirikan organisasi baru yakni Forum Mantan Kades (Formandes) Lombok Barat agar tak diintervensi pihak luar.

Menurut mantan Kades Gerimak Mistari, apa yang dilakukan puluhan mantan kades Lobar yang keluar dari Inkam Desa agar lebih fokus memperjuangkan Izzul dalam Pilkada Lobar. Sudah ada 30 orang mantan kades yang bergabung.

“Ini bukti surat pernyataan dukungan dari mantan kades, by name, by adress, by phone ,” ujarnya.

Mantan kades Bengkel Parhan menekankan, mereka yang tergabung dalam wadah itu siap berjuang sekuat tenaga. Mereka berkomitmen memenangkan Izzul dalam Pilkada Lobar.

“Kami juga punya massa yang jelas,” ujarnya .

Selanjutnya Mistari bersama mantan kades Babusslam Ridwan menemui beberapa mantan kades di Sekotong untuk diajak bergabung.

A�” Kita akan terus konsolidasi,” katanya.

Mantan kades Badrain Nahrul Jawandi menegaskan dirinya dan mantan kades lain tidak ingin merepotkan Izzul. Mereka akan bergerak sendiri, dengan logistrik sendiri.

“Kita tak akan minta dana dari Pak Izzul, kalau perlu kami yang urunan untuk kemenangan beliau,” katanya. (yuk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka