Ketik disini

Giri Menang

Kesadaran Lalu Lintas Kurang, Sentuh Hatinya Dulu!

Bagikan

GIRI MENANG-Puluhan rambu lalu lintas (lalintas) telah terpasang di sepanjang jalur Bypas BIL II. Rambu-rambu itu pun mulai disosialisasikan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Lobar.

Forum yang terdiri dari unsur Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Lobar tersebut memberikan pengarahan. Serta imbauan langsung kepada pengendara yang melintas di jalur tersebut. Berupa pembagian brosur tentang keselamatan berlalu lintas, hingga pemberian bunga untuk pengendara yang melintas.

a�?Jika ada permasalahan di jalan raya atau lalu lintas, masyarakat bisa melaporkan kepada FLAJJ. Sekretariatnya ada Dishub Lombok Barat. Kita akan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikannya,a�? terang Kepala Dishub Lobar HA Saikhu, kemarin (19/9).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Saikhu menerangkan, sosialisasi yang dilakukan pada jalur masuk Bypass BIL II di Bundaran Giri Menang Square (GMS). Guna menertibkan pengguna kendaraan roda dua dan tiga yang melintas di lajur cepat. Mengingat telah terpasangnya penunjuk lajur antara pengguna kendaraan roda dua, roda tiga, dan roda empat.

a�?Khusus pagi ini (kemarin) kita lakukan juga penertiban penggunaan lajur lambat untuk pengguna kendaraan roda dua dan tiga, serta pengunaan lajur cepat untuk kendaraan roda empat,a�? bebernya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Lobar Iptu L Panca Warsa mengaku, kesadaran pengendara atas rambu-rambu yang terpasang di lajur tersebut masih kurang. Seharusnya, tanpa adanya petugas yang menjaga pun masyarakat atau pengendara harusnya sudah sadar dengan adanya lalintas tersebut.

a�?Harapan kita agar masyarakat jangan hanya mau patuh kalau ada petugas saja. Jadi cukup dengan rambu-rambu (masyarakat tahu), tidak boleh melangar, jika ada rambu-rambu larangan,a�? jelasnya.

Direncanakan, bersama dengan Dishub Lobar pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait rambu tersebut. Baik itu pagi hari maupun sore hari. a�?Nanti setelah tiga bulan atau bulan keempat, kita melakukan penindakan dengan tilang (bagi pelanggar rambu lalintas tersebut),a�? tutupnya. (ewi/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka