Ketik disini

Headline Praya

Tunggakan TPG Guru Rp 118,94 Miliar

Bagikan

PRAYA-Butuh Rp 118,94 miliar, untuk menutupi tunggakan pembayaran Tunjangan Prefesi Guru (TPG), di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng). Di satu sisi, dana yang tersedia baru Rp 75,6 miliar.

a�?Tunggakan pun, terjadi sejak beberapa tahun lalu,a�? kata Kepala Kantor Kemenag Loteng H Nasri Anggara pada Lombok Post, kemarin (19/9).

a�?Tapi, mudah-mudahan tahun ini klir semua. Insya Allah, ada lampu hijau dari pusat,a�? lanjut presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia mengatakan, total guru di lingkup Kemenag Loteng sendiri mencapai 12.991 orang. 308 orang diantaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sisanya, 12.683 orang non PNS. Dari jumlah itu, mereka yang belum menerima TPG bagi non PNS, sebanyak 3.858 orang. Sisanya, tidak mendapatkan apa-apa.

Apalagi, kata Nasri pusat telah memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2017 tentang, perubahan atas PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang, guru. Dalam aturan tersebut, tunjangan fungsional sudah dihapus.

a�?Tapi, konon mau diganti dengan kebijakan pembayaran gaji. Mudah-mudahan saja,a�? ujarnya.

Jika tidak, pihaknya mengaku prihatin terhadap puluhan ribu guru tersebut, karena rata-rata mereka mengabdi sudah puluhan tahun.

a�?Setelah PP itu berlaku, mereka sudah tidak mendapatkan apa-apa. Kalau TPG masih lah ada harapan,a�? ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng H Sumum mengatakan, kalau guru-guru dilingkup Disdik, tidak ada masalah. Pembayaran TPG sesuai jadwal, ada yang per triwulan dan ada pula per semester. Begitu pula, tunjangan fungsionalnya, tidak sampai menunggak. a�?Alhamdulillah, semua berjalan lancar,a�? kata Sumum.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka