Ketik disini

Giri Menang Headline

Golkar Bikin Fauzan Bingung

Bagikan

GIRI MENANG-Partai Golongan Karya (Golkar) membuat bingung Bupati Lobar H Fauzan Khalid. Sebab, sejumlah politisi Golkar memberikan statemen berbeda-beda mengenai dukungan di Pilbup Lobar 2018 mendatang.

a�?Kalau pun benar, saya merasa itu hak partai politik,a�? kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Rabu (20/9).

Ia sendiri mempertanyakan, siapa yang sebenarnya secara resmi dapat mewakili partai Golkar untuk berbicara. a�?Sekarang saya masih meragukan hal tersebut. Karena, ketika (tokoh) Golkar A, lain ngomong, Golkar B lain ngomong, mana yang benar kita belum tahu,a�? paparnya.

Namun, jika apa yang disampaikan oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar NTB H Misbach Mulyadi adalah benar, Fauzan menilai itu adalah hak partai tersebut. Tetapi, sekali lagi mantan Ketua KPU NTB ini masih ragu, karena belum mengetahui siapa yang benar-benar mewakili konteks tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Misal tanya Bu Isvie, beda lagi, ditanya yang ini beda lagi,a�? kata Fauzan.

Karena itu, Fauzan lebih mempercayakan hal-hal yang terkait dengan Golkar kepada Ketua DPD II Partai Golkar Lobar Hj Sumiatun. Jabatannya sebagai ketua partai lebih dapat dipastikan kebenarannya.

a�?Ini kan ada Bu Ketua, untuk Golkar lebih percaya statemen Hj Sumiatun karena ia ketua Golkar di Lobar,a�? bebernya.

Menyinggung hasil survei dari Golkar, diakui Fauzan belum mengetahuinya. Sebab memang belum dipublikasi oleh partai berlambang pohon beringin tersebut. Meski demikian, ia mengusulkan agar penyampaian hasil survei disampaikan langsung oleh lembaga survei itu sendiri.

a�?Kalau orang survei, misal saya meminta lembaga survei itu untuk survei elektabilitas calon tertentu termasuk saya, kalau saya yang ngomong orang masih belum percaya. Tetapi, kalau lembaga survei yang ngomong, walaupun dia yang biayai calon tertentu malah saya lebih percaya, karena menyangkut kredibilitas dia (lembaga survei) nanti,a�? jelas Fauzan.

Ini artinya, Fauzan sendiri tidak mempermasalahkan siapa yang membiayai lembaga survei tertentu. Hanya saja, untuk penyampaian hasil survei, sebaiknya dari pihak lembaga survei tersebut yang menyampaikan.

a�?Karena ia pertaruhkan kredibilitas lembaga surveinya,a�? tandasnya.

Sebelumnya, dikabarkan jika Golkar memastikan mengusung kader internal untuk dicalonkan dalam Pilbup Lobar 2018. Keputusan dari DPP Golkar ini dinilai sebagai harga mati dan tak bisa ditawar lagi.

Dengan demikian, maka tiga nama bakal calon non kader yang masuk dalam DPP memiliki peluang kecil untuk terpilih. Antara lain, Lalu Sajim Sastrawan, HM Izzul Islam, dan H Fauzan Khalid.

Apakah ini artinya Golkar akan mengusung kadernya Nauvar F Farinduan? Lantaran, ia sendiri dari kader internal yang mendaftar sebagai calon Bupati Lobar dan masuk dalam radar DPP Golkar.

a�?Saya tidak bicara Farin, jadi siapa saja kader Golkar yang layak diajukan jadi nomor satu,a�? ucap Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB H Misbach Mulyadi belum lama ini.

Kondisi yang berkembang saat ini, diakui, kadernya yakni Hj Sumiatun sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Lobar digadang-gadang berpasangan dengan H Fauzan Khalid.

a�?Itukan baru katanya, belum partai. Kalau partai memerintah menjadi Lobar satu, kan harus maju, tidak ada alasan,a�? tutupnya. (ewi/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka