Ketik disini

Headline Praya

Kuta Mandalika Tetap Milik Publik

Bagikan

PRAYA-Warga Lombok Tengah (Loteng) diminta tidak perlu khawatir, jika ingin berwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Pujut. Karena, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), tetap menyediakan areal publik, tidak ada yang ditutup dan tidak ada kepemilikan siapa pun.

a�?Karena, pantai tetap menjadi milik bersama, dari Kuta sampai pantai An,a�? kata Wakil Direktur Proyek KEK Mandalika H Adi Sujono pada Lombok Post, kemarin (22/9).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Saat ini, terang Adi memang beberapa titik pantai di Desa Kuta dan sekitarnya, ditutup menggunakan pagar. Itu dilakukan, untuk menjaga keamanan proyek pembangunan hotel dan fasilitas pendukung investasi saja. Begitu rampung, maka pagar dibongkar. a�?Jangan khawatir,a�? cetusnya.

Intinya, tekan Adi seluruh aktivitas warga dan wisatawan, tetap berjalan seperti biasa di KEK, tidak ada yang eksklusif. Salah satunya, festival bau nyale di Pantai Seger. a�?Seperti itu,a�? katanya.

Ia mengatakan, dalam kesepakatan A�dengan sejumlah investor, sudah jelas diatur. Yaitu, mereka tidak diperbolehkan membangun fasilitas apa pun di bibir pantai, ada jarak yang sudah diatur.

Tujuannya demi menjaga areal publik. Pintu masuk menuju pantai pun, sudah disiapkan. Masing-masing bangunan hotel, sudah ditentukan batas dan jaraknya. Sehingga, bisa dilalui wisatawan dan warga pada umumnya.

a�?Jadi, mari kita dukung pembangunan KEK Mandalika ini,a�? kata administrator KEK Mandalika yang juga Kepala Badan Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Loteng H Winarto, terpisah.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka