Ketik disini

Sportivo

Dua langkah Lagi, Tebus Kegagalan Tahun Lalu

Bagikan

MATARAM– Tim basket putri SMAN 1 Aikmel berhasil menyusul SMAN 2 Mataram ke fantastic Four Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2017. Sang runner up tahun lalu itu tembus ke semifinal setelah mengalahkan tim SMAN 1 Tanjung (Smantan) dengan skor 43-12.

Di kuarter pertama, Aikmel langsung tancap gas. Mereka langsung unggul 16-0 lewat aksi Sintia Hartini (6 poin), Haerun Nisar (2 poin), Dian Fitriani (6 poin), Bq Ayudia (2 poin), dan Dwi Safitri (2 poin).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”114″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Di kuarter kedua, tim Smantan hanya menambah 1 poin melalui free throw yang dieksekusi Eti Kurnia. Sedangkan, Aikmel menambah 6 poin dan menutup kuarter kedua dengan skor 22-1.

Pada kuarter ketiga, Aikmel semakin di atas angin. Mereka menambah 14 poin dan mengubah skor menjadi 36-1. Sedangkan, Smantan tak bisa mencetak poin tambahan hingga akhir kuarter ketiga.

Di kuarter terakhir, anak-anak Smantan mencoba bangkit. Namun, mereka tak mampu mengejar ketertinggalan. Eti Kurnia dan kawan-kawan hanya menambah 11 poin. Sementara, Aikmel menambah 7 poin. Pertandingan ditutup dengan skor 43-12.

Pelatih Aikmel Bambang H mengatakan, anak asuhnya bermain apik. Semua lini dari center, point guard, power guard, shooting guard A�tidak terputus. a�?Sehingga, defense dan offense kami berjalan dengan baik,a�? kata Bambang.

Tak hanya itu, komunikasi tim di lapangan cukup baik. Tapi, ada beberapa yang harus dievaluasi. Terutama pada penyelesaian akhir. a�?Banyak kesalah-kesalahan kecil yang seharusnya tidak dilakukan tapi masih dilakukan,a�? ujarnya.

Dia mengatakan, di laga semifinal nanti, mereka akan menghadapi SMAN 1 Narmada (Smanar), kamis (5/10) mendatang. Smanar berhasil mengalahkan juara bertahan SMAN 1 Mataram (Smansa).A� Jelas, laga itu akan semakin berat bagi Aikmel. a�?Sekarang kami harus menyiapkan fisik dan mental untuk bisa tembus ke final,a�? ujarnya.

Bambang tak ingin gagal seperti tahun lalu. Mereka dikalahkan Smansa di partai puncak.a�?Tahun ini kami harus juara dan peluang untuk juara itu terbuka lebar,a�? ujarnya.

Terpisah, pelatih Smantan A Pahrizal mengakui kekalahan timnya. Dilihat dari teknik, skill dan pengalaman terlampau jauh dibanding Aikmel. a�?Mereka semua ini pemain baru. Bisa dibilang mereka berlatih hitungan bulan. Wajar kami kalah,a�? kata Pahrizal.

Mengikuti Honda DBL menjadi pengalaman bagi Smantan untuk mempersiapkan tim lebih solid lagi tahun depan. a�?Mudahan kami bisa hadir lagi di ajang ini,a�? ujarnya. (arl)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka