Ketik disini

Headline Selong

Jelang Pilkada Lotim, HARUM Bisa Ditinggal Pengusung

Bagikan

SELONG-Pasangan bakal calon Bupati Lombok Timur (Lotim) H Haerul Warisin dan H Machsun Ridwaini (Harum) menjadi salah satu kandidat kuat di Pilkada Lotim 2018 mendatang. Sayangnya, pasangan ini kini mulai ditinggalkan sejumlah partai yang sebelumnya diklaim siap mengusung mereka. Misalnya seperti PBB yang kiniA� memberikan rekomendasi ke pasangan HM Sukiman Azmy dan H Rumaksi.

Bahkan, Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga menjadi partai yang kini telah menyerahkan SK ke pasangan Harum pun bisa berpaling. “Kami sudah final mendukung H Iron-H Machsun. Tapi kalau kami misalnya hanya sendiri, otomatis kami tidak bisa mengusung beliau. Maka kami akan mengambil langkah selanjutnya untuk rapat dengan PAC,” kata Ketua DPC PAN Lotim H Ridwan Bajeri.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Ya bisa saja berubah haluan,” tambahnya.

Yang terpenting saat ini PAN menurut RidwanA� sudah menunjukkan tanggung jawabnya ke pasangan Harum. PAN dikatakannya telah menyerahkan SK DPP sebagai bentuk tanggung jawab moral mereka yang sejak awal sudah siap mengusung pasangan ini. Hanya saja, ketika nantinya tidak ada partai lain yang siap berkoalisi, PAN akan mengambil sikap realistis.

Saat ini Ridwan mengaku siap membangun koalisi dengan Gerindra dan PKS. Koalisi dengan Gerindra dipastikannya hampir final karena Gerindra Lotim dibeberkannya telah memiliki deal politik dengan pasangan Harum. Meskipun, Ketua DPC Gerindra Lotim Sawaludin sendiri menegaskan bahwa Gerindra siap menjadi partai pengusung pasangan H Sukiman dan H Rumaksi.

“Boleh saja orang saling mengklaim, kita lihat saja besok.,” bebernya saat ditemui di Kantor DPRD Lotim kemarin (3/10).

Selain dengan Gerindra, PAN juga membangun komunikasi dengan PKS yang hingga saat ini diketahui belum menentukan arah dukungan.A� Terpisah, Ketua DPC Gerindra Lotim Sawaludin membantah anggapan adanya deal politik dirinya dengan pihak Harum. Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada komunikasi politik dengan PAN. Apalagi klaim Ridwan Bajeri yang mengaku koalisi PAN dengan Gerindra hampir final.

“Siapapun boleh berkomunikasi dengan saya, tapi saya hanya mengantarkan itu ke DPP. Tapi dari permintaan PAC itu sudah final pada Pak Sukiman.

Terkait komunikasi dengan H Haerul Warisin yang juga saat ini masih menjabat Wakil Bupati Lotim, Sawaludin mengaku hanya mengantarkannya kepada petinggi-petinggi politik di DPP. Hanya saja komunikasi itu putus tidak ada tindak lanjutnya. Sebaliknya, DPP meminta DPC untuk tetap memprioritaskan kader.

“Saya juga tidak ada komunikasi politik dengan PAN. Kami mengutamakan kader yakni H Sukiman Azmy karena memang arahan dari DPP seperti itu,” tegasnya.

Senada dengan itu Ketua DPC Nasdem Lotim Syamsul Rizal yang semula getol mengkampanyekan pasangan Harum juga belum berani bersuara. Ia tidak berani memastikan SK DPP akan diberikan pada pasangan Harum. “Nanti kita tunggu dulu arahan dari DPP. Rekomendasi itu akan keluar dalam waktu dekat ini. Jadi kita tunggu sajalah,” kelitnya singkat. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka