Ketik disini

Headline Politika

Ahyar dan Mori Incar Dukungan Demokrat

Bagikan

MATARAM– Tim H Ahyar Abduh dan Mori Hanafi mengambil dua formulir Demokrat, kemarin. Masing-masing untuk posisi calon gubernur dan calon wakil gubernur.

“Benar, kita mau ikuti proses di Demokrat,” kata Mori pada Lombok Post, kemarin.

Wakil Ketua DPRD NTB tersebut sangat yakin akan peluang Ahyar dan dirinya diusung Demokrat. Terlebih hingga kini partai besutan SBY tersebut belum menentukan pilihan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Ya kita bersaing secara sehat saja dengan semua pelamar,” katanya.

Mengacu berbagai pernyataan petinggi Demokrat NTB, ia meyakini Demokrat akan bertindak fair. Jika benar demikian, kemungkinannya memenangkan tiket delapan kursi Demokrat sangat besar.

“Kita pegang omongan petinggi-petinggi itu,” katanya.

Terkait sinyal bahwa Demokrat sebenarnya sudah dikavling Hj Sitti Rohmi Djalilah yang tak lain Wakil Ketua II Demokrat NTB, Mori enggan mempersoalkannya. Dia mencoba berbaik sangka bahwa Demokrat akan memilih yang terbaik, yaitu Ahyar untuk posisi calon gubernur dan dirinya untuk posisi calon wakil gubernur.

“Kami tak mau berburuk sangka,” katanya.

Hari ini juga formulir tersebut akan dikembalikan sebagai bentuk resmi pendaftaran, mengacu pada batas waktu pendaftaran terakhir yang jatuh Kamis, (5/10).

“Kami punya pengalaman daftar di partai lain, tak susah melengkapi syaratnya dalam sehari,” ucap Mori menambahkan.

Dengan basis massa yang kuat, termasuk sebagai salah satu partai terbesar di NTB, ia tak menampik Demokrat memiliki peran strategis. Hal itu menjadi alasan pihaknya mendaftar.

A�”Kalau diusung, ya alhamdulillah banget,” cetusnya lantas tersenyum.

“Kalau ada partai lain lagi buka pendaftaran, ya Ahyar-Mori akan daftar juga,” tukasnya.

Ketua Bapilu Demokrat NTB M Nashib Ikroman membaca pergerakan Ahyar dan Mori sebagai bukti Demokrat sangat diperhitungkan. Dia mengatakan langkah mendaftar itu adalah sinyal bahwa paket yang sudah dideklarasikan di Masbagik, Lombok Timur (Lotim) itu masih mungkin bernegosiasi.

“Ini artinya mereka belum final,” katanya.

Selentingan terkait Demokrat yang coba merapat dan menawarkan Rohmi pada Ahyar tak ditampiknya. Namun ia juga enggan memastikan kebenaran hal itu.

“Semua bisa saja, selama belum daftar KPU,” katanya melempar teka-teki.

Ikroman menegaskan Demokrat akan memainkan peran yang sangat penting dalam pilkada kali ini. Adanya anggapan partainya ketinggalan kereta dibantah.

“Justru kami yang jadi kartu as.Ibarat pelabuhan, kami ini disinggahi banyak kapal,” pungkasnya. (yuk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka