Ketik disini

Headline Politika

NW Tidak Kekurangan Stok Pemimpin

Bagikan

MATARAMa��Nahdlatul Wathan (NW) menolak anggapan kehilangan posisi gubernur yang kini dipegang TGB HM Zainul Majdi selepas 2018 adalah sebuah bencana. Majunya empat kader terbaik ormas terbesar di NTB ini untuk mengabdi di empat daerah yang menggelar pilkada serentak di NTB adalah bukti NW terus berbuat.

Sejak awal NW telah konsisten mendorong kader-kader terbaiknya untuk ambil bagian dalam Pilkada Lombok Timur, Lombok Barat, Kota Bima, dan Pilkada Provinsi NTB.

“Saya koreksi ya,” kata Sekretaris Umum PWNW NTB Irzani terkait anggapan NW kekurangan kader penerus dan bersiap menghadapi kemunduran selepas era TGB memimpin NTB.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Keputusan PBNW yang disampaikan di hadapan ribuan pengurus NW Juli lalu hingga kini belum ada yang berubah sedikitpun. Kala itu empat kader terbaik diberi tugasnya masing-masing. Pertama Hj Sitti Rohmi Djalilah menjadi calon gubernur atau wakil gubernur. NW juga menugaskan kepada HM Syamsul Luthfi berjuang maju sebagai calon Bupati Lotim, sedangkan TGH Hasanain Juaini sebagai calon Bupati Lobar, dan H Muhammad Rum sebagai calon Wakil Wali Kota Bima.

“Jadi apa yang sudah diamanahkan oleh PBNW waktu itu sudah ditunaikan dan dijalankan, masih terus diupayakan sampai kini,” katanya.

Sesuai penugasan, empat kader tersebut terus berjuang. Hingga kini mereka sudah resmi mendaftar di Demokrat sesuai posisi awal yang diamanahkan organisasi. Termasuk juga melalukan lobi politik dengan tokoh dan partai lain. Sehingga tak benar jika ada anggapan NW mengalami kemunduran hanya karena segera kehilangan posisi gubernur.

Semua disebutnya sudah berdasar hasil kajian yang mendalam dan lengkap sesuai fakta lapangan. Termasuk Rohmi yang akhirnya memilih posisi wakil tak boleh dimaknai sebagai kekalahan. Karena posisi itu memang menjadi salah satu opsi yang diberikan tiga bulan lalu. Tentu ada hitung-hitungan tersendiri mengapa tak mengejar posisi pertama.

A�”Maka memang keputusannya kader terbaik NW ini diantar mendaftar untuk maju,” katanya.

Perihal Rohmi yang hanya mengambil posisi wakil, tak ada yang salah sama sekali. Karena memang amanah organisasi memberikan keleluasaan Rohmi memilih sesuai fakta lapangan yang didapat dari hasil tiga bulan terakhir melakukan pergerakan.

Proses selanjutnya NW menyerahkan seluruhnya pada Demokrat. Dengan harapan semua usulan dari NW akan dipenuhi.

A�”Kami sangat menyadari bahwa NW tidak bisa mendaftar di KPU,” katanya.

Namun ia menegaskan keyakinannya, semangat soliditas jamaah dan semangat keterbukaan NW untuk semua elemen masyarakat akan membuahkan hasil. Keyakinannya bahwa kader terbaik NW yang diamanahkan akan menjadi milik semua ummat dan golongan.

“Kami bertekad sama seperti pada saat mengantarkan TGB periode 2008 dan periode 2013,” katanya.

Dua kali berturut-turut TGB HM Zainul Majdi diantar menuju tampuk kekuasaan NTB. NW a�?menghibahkana�? TGB untuk mengabdi bagi NTB. Begitu juga sekarang ini, empat kader terbaik NW siap a�?dihibahkana�? kepada NTB, Lotim, Lobar dan kota Bima.

“Untuk keberlanjutan dan kebaikan daerah pada masa yang akan datang,” pungkasnya.

Ketua Pemuda NW NTB Samsul Hadi mengatakan semua sudah berdasar hitung-hitungan matang. Pasangan yg akan diusung oleh NW dengan koalisi Demokrat dan partai lain diyakini sangat memungkinkan untuk menang.

“Kami sangat yakin siapapun calon yg berkoalisi dengan Demokrat didukung mesin organisasi NW akan muncul sebagai pemenangnya,” katanya.

Dia ingin mengingatkan agar seluruh kader NW harus satu suara. Bergerak untuk mengamankan keputusan organisasi adalah sebuah keharusan bagi setiap kader. “Prinsipnya kita taat dan patuh pada perintah,” katanya. (yuk/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka