Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Ribuan Warga Bima Terancam Tak Bisa Memilih

Bagikan

KOTA BIMA — Ribuan penduduk Kota Bima terancam tidak bisa menjadi pemilih dalam Pemilihan Wali Kota Bima 2018 mendatang. Tercatat 15.200 penduduk yang saat ini berada di Kota Bima belum melakukan perekaman KTP elektronik. Sedangkan syarat untuk menjadi pemilih, harus memiliki KTP elektronik atau surat keterangan (suket) yang menyatakan yang bersangkutan sedang memproses KTP elektroniknya.

Ketua KPU Kota Bima Bukhari mengatakan pihaknya mendapat data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Bima terkait jumlah warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Dengan adanya laporan ini, KPU meminta Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Dukcapil menuntaskan perekaman KTP elektronik mulai saat ini. Jika tidak, akan menimbulkan masalah saat penyelenggaraan pemilu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Kami minta segera dilakukan perekaman, silakan dianggarkan. Kami meminta perekaman dilakukan dengan mendatangi penduduk langsung,” ujar Bukhari, Jumat (6/10).

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pemungutan Suara. Aturan itu mengharuskan pemilih menggunakan KTP elektronik. Jika terbentur dengan persoalan tidak adanya blangko, maka surat keterangan bisa digunakan asal telah melakukan perekaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kota Bima Hj Mariamah yang dikonfirmasi di kantor KPU mengaku akan terus berkoordinasi dan komunikasi dengan KPU soal DPT. Terkait masih banyaknya penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik,A� pihaknya akan berupaya turun langsung dan mendatangi warga di 38 kelurahan. (tin/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka