Ketik disini

Headline Sportivo

Champion Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2017, SMAKERZ Digdaya, Smanar Putri Luar Biasa

Bagikan

MATARAM– Tim basket putra SMA Kesuma (Smakerz) Mataram benar-benar digdaya. Tim ini menahbiskan diri sebagai tim terkuat dengan menjuarai Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2017. Di laga final party tadi malam, Smakerz menaklukkan SMA 1 Narmada (Samanar).

Kemenangan itu menjadikan Smakerz sebagai satu-satunya tim dengan gelar terbanyak sepanjang perhelatan kejuaraan basket antar pelajar paling bergengsi di tanah air ini. Sebelumnya Smakerz juara tahun 2013, 2014, dan 2015.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”205″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Tahun 2016, Smakerz menjejak final. Namun, langkah mereka terhenti setelah takluk tipis dari SMA Lima Mataram.

Sementara itu, di kategori putri, tim SMA 1 Narmada tampil luar biasa, untuk merengkuh gelar juara. Ini menjadi gelar pertama tim dari Kota Air ini. Smanar pernah menjejak final tahun 2013, namun belum beruntung. Kini, mereka berjaya dan menjadi tim putri terbaik di Bumi Gora setelah menaklukkan tim putri SMAN 2 Mataram (Smanda) di babak final di GOR 17 Desember.

Dengan pendukung yang seabrek-abrek, laga final party benar-benar berlangsung sengit. Para pendukung tiada henti mengelu-elukan tim kesayangan mereka.

Untuk kategori putra, Smakerz benar-benar tampil trengginas. Di kuarter pertama, anak asuh Noor Khaerudin langusng memimpin melalui 13 poin yang dicetakA� center andalan mereka Nickson Damara Gosal ditambah kapten tim Fiorentino William (8 poin). Smakerz menutup kuarter pertama dengan skor 21-11.

Pada kuarter kedua, tim Smanar putra memberikan perlawanan. Namun, beberapa kali upaya serangan yang dilakukan Hafghan cs kandas. Sedangkan, Smakerz yang memanfaatkan pemain jangkungnya Nickson benar-benar bermain kian nyaman. Smakerz menutup kuarter kedua dengan skor 36-22.

Terpaut 14 poin, membuat mental Smanar menurun di kuarer ketiga. Mereka hanya menambah 11 poin sedangkan Smakerz menciptakan 19 poin. Kuarter tersebut ditutup dengan skor 55-33.

Bukannya mengendor, Smakerz justru kian menyerang. Mereka terus bermain menekan. Sehingga pertandingan ditutup dengan skor 75-50.

Sedangkan di kategori putri, tim Smanar yang menghadapi Smanda sudah unggul dua poin dengan skor 15-13 di kuarter pertama. Pada kuarter kedua, Smanar semakin berjaya. Mereka berhasil menambah 13 poin sementara Smanda hanya menambah 6 poin. Kuarter kedua ditutup dengan skor 28-19 untuk Smanar.

Pada kuarter ketiga, Smanda mencoba mengejar ketertinggalan. Kedua tim sama-sama mencetak 11 poin. Namun, itu tak berarti mengingat di kuarter sebelumnya Smanar telah unggul. Kuarter ketiga ditutup dengan skor 39-30 untuk Smanar.

Dan di kuarter keempat, Smanar tak mengendorkan serangan. Pelatih Hilman Azizi menginstruksikan pemainya untuk terus menekan. Smanar juara dengan gaya, setelah memenangkan pertandingan dengan skor 46-33.

Pelatih Smakerz Noor Khaerudin mengatakan, dirinya sudah yakin timnya bakal memenangkan pertandingan. Di atas kertas, anak-anak asuhnya dia yakin lebih unggul. a�?Jadi, saya agak tenang di babak final,a�? kata pria yang akrab disapa Aroon ini usai pertandingan usai pertandingan.

Dia mengaku, timnya mengeksploitasi kelemahan tim Smanar dan menerapkan strategi khusus semenjak di kuarter pertama. Hasilnya, strategi tersebut berjalan optimal. a�?Saya andalkan Nickson untuk menciptakan poin dan Nickson mampu mencetak 38 poin di pertandingan ini,a�? ujarnya.

Aroon melihat, kekuatan Smanar ada di Point Guard Hafghan. Biasanya, pemain nomor punggung 8 Smanar itu melakukan penetrasi lewat sisi kanan dan kiri pertahanan tim. a�?Anak-anak saya arahkan menyetop pergerakan Hafghan sehingga serangan Smanar tak berkembang,a�? ujarnya.

Di tempat yang sama pelatih Smanar Hilman Azizi mengakui keperkasaan Smakerz. Menurutnya, center yang dimiliki timnya tidak sebanding dengan center Smakerz.

a�?Dia punya Nickson yang tinggi dan memiliki naluri tinggi untuk mencetak poin. Sedangkan kita tidak memiliki pemain tinggi jadi susah untuk kita jegal,a�? bebernya.

Meski kalah, Hilman tetap bangga dengan usaha keras anak asuhnya. Mereka berjuang keras hingga mereka bisa menembus final. a�?Saya hargai perjuangan anak-anak dan kalah menang itu soal biasa,a�? ujarnya.

Sementara untuk tim Samanar Putri, Hilman mengaku semenjak awal pihaknya yakin bisa merengkuh juara. Sebab, pemain putri yang dimiliki Smanar lebih solid. a�?Tim putri kami lebih bagus dibanding tim putri Smanda sehingga kita bisa juara,a�? bebernya.

Terkait dua tim yang mampu menjejak final, kata Hilman memang menjadi target sekolah. Dan semua target itu sudah terpenuhi. a�?Jadi, tidak ada yang perlu disesalkan,a�? tandasnya. Smanar benar-benar pulang dengan kebanggaan.

Sekarang yang terpenting adalah kembali berlatih keras untuk mempersiapkan diri guna menghadapi Honda DBL tahun depan. a�?Kekalahan ini menjadi pelajaran penting,a�? ujarnya.

Pelatih Smanda putri, Andrian Pradhana mengatakan, timnya kehilangan momentum di awal pertandingan. Dia melihat mental pemain menurun sehingga mengganggu performa tim. a�?Saya tidak tahu kenapa anak-anak bermain seperti itu. Strategi yang saya instruksikan tidak berjalan optimal,a�? kata Andrian.

Tim coba bangkit di kuarter ketiga. Karena poin yang terlampau jauh membuat Smanda tak bisa mengejar. a�?Kami berhasil menciptakan 11 poin di kuarter ketiga. Dan mendekati perolehan poin Smanar. Tapi, kami kurang beruntung,a�? bebernya.

Setelah kejuaraan ini, sepuluh pemain akan diberangkatkan ke DBL Camp. Masing-masing terdiri dari lima pemain putra dan putri terbaik. Mereka merupakan pemain terbaik di sepanjang Homda DBL West Nusa Tenggara Series 2017.

Lima pemain putra yang akan ke DBL Camp adalah Nicson Damara Gozal dari Smakerz, Hafgan Wira dari Smanar, Florentino William (Smakerz), Ibadurrahman Azzikro (SMA 1 Selong), dan Andrian Pradana (SMA 1 Mataram).

Sementara pemain putri Safira Aidil (Smanar), Dinda Latifa Utami (SMA 2 Mataram), Dian Fitriani (SMA 1 Aikmel), Made Sri Ratna (SMA 1 Mataram), dan Ni Made Wulandari (SMA 1 Narmada).

Sementara pelatih, untuk tim putra Andrian Pradana, pelatih SMA 2 Mataram dan Subardan Farizi, dari SMA 1 Sikur. (arl/r8)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys