Ketik disini

Headline Praya

Hujan, Dusun Wakul, Renteng Tergenang

Bagikan

PRAYA-Hujan lebat yang mengguyur Lombok Tengah (Loteng) dan sekitarnya, Sabtu (7/10)A� lalu, membuat air menggenangi rumah-rumah warga dan akses jalan raya. Banjir terparah terjadi di Lingkungan Wakul Kelurahan Renteng, Praya. Itu terjadi, karena aliran sungai dan drainase tidak berfungsi optimal akibat sampah menumpuk.

Di tempat itu, sudah seringkali terjadinya banjir. Hampir setiap kali hujan turun, pasti air bah mengamuk.

A�a�?Sampai ayam saya hanyut,a�? keluh Inaq Sainim pada Lombok Post.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Untungnya, kata Inaq Sainim kandangnya aman. Ia mengaku, cepat-cepat mengikat kandang ayamnya di pohon bambu. Hanya saja, isinya sudah hilang. Air bah datangnya cepat dan singkat, hingga kediamannya ikut tergenang.

Pantauan koran ini, Inaq Sainim merupakan satu dari sekian banyak korban banjir. Rumah mereka pun, dekat dengan aliran sungai. Mereka sudah beberapa kali meminta bantuan Pemkab agar membenahi saluran tersebut.

Tembok pembatas, harus dibangun. Jika tidak, sedikit demi sedikit tanah dan rumah warga tergerus air. Tinggal menunggu waktunya saja. a�?Sudah beberapa kali, para pegawai datang. Mereka hanya mengambil foto, terus hilang,a�? lanjut Inaq Sainim.

Setiap kali turun, cerita Inaq Sainim para petugas itu menanyakan persoalan banjir. Lalu, berjanji akan memperhatikan kondisi warga.

A�a�?Memang banjir, tidak sampai berhari-hari,a�? sambung salah satu warga lainnya Amaq Paisi.

Hanya saja, kata Amaq Paisi aktivitas warga terganggu. Karena, harus membersihkan rumah, memperbaiki kandang dan mengatur aliran air. a�?Seperti itulah, nasib kami,a�? ujarnya.

Potret yang sama, menimpa akses jalan raya di Lingkungan Wakul yang menyambung Desa Jago dan sekitarnya, air menggenang. Para pengendara pun, harus menurunkan kecepatan kendaraannya masing-masing. Begitu pula, depan kantor Desa Aikmual dan beberapa titik akses jalan raya di pusat Kota Praya.

Penyebab utamanya adalah, sampah. a�?Makanya, jangan buang sampah sembarangan,a�? pesan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Loteng Lalu Rahardian, terpisah.

Padahal, dinasnya sudah menyiapkan tempat pembuangan sampah (TPS). Sayangnya, beberapa warga membuka TPS illegal. Parahnya lagi, dibuang ke aliran sungai. a�?Kuncinya, ada dikesadaran kita masing-masing,a�? ujar Rahardian.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys