Ketik disini

Headline Metropolis

Lombok Mejeng di Amerika

Bagikan

MATARAMa��Kabar gembira datang dariA� Amerika Serikat. Ada promosi destinasi pulau Lombok di Negeri Paman Sam tersebut. Keindahan destinasi wisata andalan NTB pun mejeng di hadapan publik Negeri Adi Daya yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia ini.

Promosi tersebut dilakukan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC. Bentuknya berupa pemasangan gambar-gambar besar yang membalut transportasi publik berupa bus-bus raksasa yang saban hari wara-wiri di Ibu Kota Amerika Serikat tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Untuk Pulau Lombok, destinasi yang dipilih adalah Batu Bolong dengan lanscape keindahan pantainya yang merupakan bagian dari kawasan wisata Senggigi. Gambar besar Batu Bolong tersebut kemudian berhiaskan tulisan Pristine Tranquility, Lombok. Ya, buat publik Amerika, Lombok menawarkan ketenangan.

Launching promosi destinasi wisata ini dilakukan Kedutaan Besar RI akhir pekan lalu di kantor Kedutaan Besar RI di Washington DC. Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Budi Bowoleksono melalui keterangan tertulis yang diterima Lombok Post tadi malam mengungkapkan, transportasi publik di Washington DC adalah media yang sangat strategis untuk kampanye Wonderful Indonesia.

Selain destinasi wisata Lombok, peluncuran gambar raksasa di angkutan publik tersebut juga untuk sejumlah destinasi lain di Indonesia. Antara lain Bali, Jakarta, Tana Toraja, Wakatobi, Bunaken, dan Raja Ampat, Candi Borobudur, Pulau Komodi, dan Danau Toba.

a�?Kami harap inisiatif ini akan dapat menjaring minat lebih banyak turis AS untuk mengunjungi Indonesia, tak terkecuali ke Lombok,a�? kata Budi Bowoleksono.

Dia mengungkapkan, kampanye Wonderful Indonesia di D.C tersebut didukung penuh oleh kantor Walikota Washington D.C. dan Kementerian Pariwisata RI. Memanfaatkan moda transportasi publik sebagai media berjalan untuk mengenalkan Indonesia kepada masyarakat AS khususnya di wilayah D.C., Maryland, dan Virginia (DMV).

Terdapat 10 bus kota dan 2 bus pariwisata yang beroperasi sepanjang hari dan memuat gambar lokasi wisata di Indonesia termasuk Lombok tersebut.

a�?Kami meyakini bahwa hubungan bilateral kedua negara akan semakin meningkat jika terjadi hubungan people-to-people yang intensif,a�? tambah Dubes Budi.

Saling kunjung antar-masyarakat kedua negara akan sangat positif dalam membangun saling pengertian, serta nantinya membuka peluang kerja sama mupun pengembangan berbagai inisiatif yang bermanfaat bagi kedua negara.

Ditambahkan juga bahwa kampanye ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang Indonesia kepada masyarakat Amerika. Pada akhirnya akan lebih banyak yang tertarik untuk tahu dan kemudian berkunjung ke Indonesia.

Data Kedubes RI di Washington menunjukkan bahwa lebih dari 75 juta warga AS setiap tahun melakukan kunjungan wisata ke luar negeri. Dari angka tersebut hanya 5 juta di antaranya yang berkunjung ke Asia. Sementara data statistik Kementerian Pariwisata Indonesia menunjukkan, pada tahun 2016 kunjungan wisatawan AS ke Indonesia berada pada peringkat ke-12 dengan jumlah sekitar 296.000 wisatawan.

Sementara itu, Secretary of the Office of the Mayor of Washington D.C. Madam Lauren C. Vaughan yang hadir pada acara peluncuran kampanye tersebut menyebut program ini sebagai a�?Inisiatif Luar Biasa.a�?

a�?Pasti akan memunculkan keingintahuan publik Amerika terhadap Indonesia. Kami siap bekerja sama dalam berbagai inisiatif lainnya untuk meningkatkan people-to-peole contact antara kedua negara,a�? kata Lauren.

Selain memanfaatkan bus kota, inisiatif kampanye Wonderful Indonesia yang dilaksanakan oleh KBRI Washington D.C juga menampilan berbagai poster wisata yang dipasang di stasiun Metro atau kereta bawah tanah serta di lokasi bike share di Ibu Kota Amerika Serikat. Sistem transportasi yang dikelola secara terintegrasi oleh Washington Metropolitan Area Transport Authority (WMATA) ini pada tahun 2016 melayani 5 juta penduduk wilayah DMV.

Rencananya, kampanye destinasi-destinasi wisata andalan Indonesia ini akan berlangsung selama sebulan penuh di bulan Oktober 2017. Pemilihan waktu ini juga dilakukan mengambil momentum pelaksanaan Annual Meetings of the International Monetary Fund and the World Bank Group yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2017 di Washington D.C. (kus/r8)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka