Ketik disini

Headline Tanjung

Beraksi di Dompu, Zaini Diciduk di Pemenang

Bagikan

TANJUNG– Usai sudah pelarian Zaini warga Desa Padolo, Bima. Zaini yang diduga menggelapkan mobil milik kenalannya Fajriadi warga Desa Lancijaya, Kecamatan Manggalewa, Dompu ditangkap usai berbelanja di Pasar Pemenang, kemarin (11/10).

“Kita tangkap sekitar pukul 06. 30 Wita setelah keluar dari pasar dan masuk mobil,” ungkap Wakapolsek Pemenang Iptu Tazudhin pada Lombok Post, kemarin (12/10).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dijelaskan, saat penangkapan tersebut, pelaku sedang bersama istrinya di dalam mobil milik korban. Pelaku pun sempat berusaha melarikan diri dengan berlari ke arah belakang pasar Pemenang. Namun berhasil ditangkap personel polsek bersama warga yang ikut membantu mengejar. “Korban memang sudah mengintai keberadaan pelaku karena sudah10 hari mobil dibawa dan tidak dikembalikan. Korban mendapat informasi mobil berada di wilayah KLU jadi korban langsung ke sini mengecek kebenarannya,” jelasnya.

Mobil tersebut terlihat di Pasar Pemenang. Korban pun langsung melapor ke polsek dan petugas merespons dengan melakukan pengintaian dan menangkap pelaku setelah berbelanja di pasar. “Kasusnya terjadi di Dompu kita membantu penangkapannya di sini. Nanti pelaku akan dibawa ke Dompu lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Fajriadi yang ditemui di Polsek Pemenang mengungkapkan, mobil miliknya jenis pikap tersebut sudah dibawa Zaini sejak 29 September lalu. Saat itu pelaku meminjam mobil dengan alasan ingin dipakai berjualan. “Dia nyewa mobil itu. Sehari dibayar Rp 200 ribu, yang dibayar cuma itu,” katanya.

Menurut Fajriadi, setelah seminggu mobil dipinjam, Zaini menghilang. Dirinya sempat mencari ke rumah namun rumah sudah kosong. Saat dihubungi lewat handphone juga tidak ada jawaban. Tidak lama kemudian, Zaini menelepon dirinya dan meminta uang Rp 5 juta jika ingin mobil dikembalikan. Namun saat itu permintaan Zaini tidak mau dipenuhi. “Saya ajak ketemuan langsung dia malah tutup telepon. Saya hubungi nomornya tidak nyambung lagi, makanya saya lapor polisi,” tuturnya dengan nada kesal.

Upaya Fajriadi untuk mendapatkan mobilnya kembali sangat gigih. Dirinya terus melacak di mana mobil tersebut dan mendapatkan informasi jika berada di wilayah Desa Sigar Penjalin, Lombok Utara. “Saya langsung ke sini, kemarin (Selasa, Red) malam sampai. Tadi pagi dapat info mobil ada di Pemenang, saya langsung ke lokasi dan lapor ke Polsek Pemenang,” paparnya.

Saat ditemukan, mobil tersebut sudah banyak mengalami perubahan misalnya bagian depan mobil yang sebelumnya ditempel skotlite putih sudah dicabut. Nomor polisi pun diganti dari AG 9227 FA menjadi DR 9525 CZ. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys