Ketik disini

Kriminal

Ujian SIM Cegah Lakalantas

Bagikan

MATARAM-Ujian praktik berkendara dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dinilai efektif menekan angka pelanggaran lalu lintas yang berujung kecelakaan. Penurunan itu terlihat sejak penerapan ujian praktik yang dilakukan pada tahun 2016.

“Sejak diberlakukan ujian sebagai salah satu syarat pembuatan SIM, terlihat penurunan signifikan hingga September tahun ini,a�? kata Kasatlantas Polres Mataram AKP Suherdi, kemarin (11/10).

Adanya penurunan itu, berdasarkan data kecelakaan yang dirangkum Satlantas Polres Mataram. Untuk tahun lalu, hingga periode September telah terjadi angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 237. Jika di rata-rata, setiap bulan terjadi kecelakaan sebanyak 26 kali.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sementara untuk tahun ini, angka kecelakaan menurun di periode yang sama. Hingga September kemarin, terjadi 201 kecelakaan lalu lintas.

Dengan adanya penurunan angka tersebut, Suherdi melihatnya sebagai salah satu prestasi. Tentunya itu semua tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang turut membantu kepolisian.

Selain ujian praktik SIM, polisi juga mengoptimalkan kinerja anggota di lapangan. Melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, khususnya di kalangan pelajar dan pemuda.

Program itu disebut dengan pendidikan masyarakat (Dikmas). Diharapkan dengan Dikmas ini, mampu menumbuhkan pemahaman kepada masyarakat, mengenai pentingnya menjaga ketertiban di jalan.

a�?Kalau melihat perkembangan infrastruktur kota yang terus berkembang, akan berdampak pada peningkatan kendaraan. Karena itu, dibutuhkan juga pemahaman berlalu-lintas,a�? beber dia.

Guna mewujudkan itu, beberapa kegiatan digalakkan Tim Satlantas Polres Mataram. Seperti, police goes to school hingga safety riding untuk pelajar. Mengenai kegiatan yang banyak menyasar pelajar, dikarenakan tingkat pelanggaran masih didominasi mereka.

a�?Itu juga salah satu upaya kita untuk menekan angka kecelakaan,a�? ujarnya.

Selain memberi pemahaman di kalangan pelajar, upaya menekan pelanggaran lalu lintas juga dilaksanakan dengan menggelar berbagai kegiatan. Antara lain, penerangan keliling dan giat pengamanan di daerah rawan kemacetan.

A� a�?Giat pengaturan lalu lintas itu kita lakukan di jalur utama, seperti simpang empat Bank Indonesia, di sana rawan macet saat jam pulang sekolah,a�? pungkas Suherdi.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys