Ketik disini

Headline Tanjung

Pemkab KLU Luncurkan Aplikasi Statisik Berbasis Android

Bagikan

TANJUNG-Ketersediaan data yang valid sangat dibutuhkan pemerintah daerah untuk melakukan suatu program. Salah satunya dalam program pengentasan kemiskinan. Untuk itu, Pemkab Lombok Utara bekerja sama dengan BPS meluncurkan aplikasi yang menghimpun berbagai data informasi strategis yakni Statistik KLU, kemarin (12/10).

Kepala BPS Lombok Utara Muhadi mengungkapkan, untuk mengikuti dinamika perkembangan pembangunan nasional dan regional perlu dipantau. Untuk itu diperlukan informasi dan indikator yang lengkap dan mudah dipahami pembuat kebijakan. ”Inilah yang mendasari terwujudnya Statisik KLU berbasis Android,” ujarnya, kemarin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Muhadi menjelaskan, aplikasi ini merupakan turunan dari produk BPS NTB yang kemudian diadopsi di Lombok Utara. Statistik Lombok Utara berbasis Android ini adalah embrio dari Lombok Utara Satu Data.

Aplikasi ini diharapkan bisa membantu dan dijadikan acuan dalam merencanakan, monitoring dan mengevaluasi pembangunan di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Aplikasi Statisik KLU ini bisa didownload dari Google Play Store yang ada di smartphone berbasis Android. Aplikasi ini merupakan hasil kerja sama BPS, Bappeda Lombok Utara dan Diskominfo Lombok Utara.

Dalam aplikasi ini terpampang beberapa data strategis. Misalnya, data yang berhubungan dengan angka kemiskinan. Mulai dari jumlah penduduk miskin, presentase penduduk miskin, garis kemiskinan, indeks kedalaman kemiskinan, dan indeks keparahan kemiskinan.

Selain itu, dalam aplikasi ini juga bisa dilihat sejauhmana indeks pembangunan manusia (IPM), angka harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita.

Sementara itu, Kepala BPS NTB Endang Tri Wahyuningsih mengungkapkan, baru Lombok Utara yang melaunching aplikasi Statistik KLU berbasis Android ini di NTB. ”Aplikasi ini sudah bisa didownload di Play Store,” tegasnya.

Ditambahkan Endang, ke depan aplikasi ini bisa dilengkapi dengan dwi bahasa (Bahasa Inggris, Red). Dengan maksud agar aplikasi ini juga bisa didownload wisatawan yang datang ke Lombok Utara. Karena Lombok Utara saat ini dikenal sebagai daerah yang menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara.

Dengan adanya aplikasi ini bisa memudahkan siapa saja untuk mendapatkan data terkait Lombok Utara. ”Di mana saja kita bisa akses. Siapa sih yang tidak pegang Android sekarang ini. Jadi kalau ada yang butuh data kita bisa langsung mencarinya di aplikasi ini,” katanya.

Lebih lanjut, Endang mengatakan, data yang disuguhkan dalam aplikasi Statistik Lombok Utara ini 20 persen bersumber dari BPS dan 80 persen dari SKPD di lingkup Pemkab Lombok Utara. ”Yang perlu dipikirkan sekarang bagaimana menjaga kualitas datanya,” cetusnya.

Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin yang hadir dalam launching Statistik KLU mengungkapkan, dengan aplikasi ini diharapkan persoalan kemiskinan bisa diselesaikan. ”Tugas kita sekarang bagaimana data ini bisa digunakan sebaik mungkin,” katanya.

Ditambahkan Sarifudin, dalam melakukan pendataan juga perlu memerhatikan dari hulu sampai hilir. Misalnya, dari tataran dusun hingga desa harus jujur dalam memberikan data.

Menurut Sarifudin, berbagai macam data masuk dalam aplikasi ini. Tidak hanya data soal kemiskinan, tetapi juga ada data tentang pembangunan, ekonomi, pendidikan, keagamaan, politik dan lainnya. ”Jadi kita harus punya gudang data sendiri. Karena tanpa data yang akurat pemerintah juga sulit melakukan pembangunan,” katanya.

Lebih lanjut, Sarifudin mengatakan, dengan aplikasi ini, seluruh perangkat mulai dari tingkat dusun hingga kepala SKPD bisa menguasai data. ”Dengan data ini kita dimudahkan saat melakukan monitoring maupun melakukan evaluasi. Jadi jangan sampai ada lagi perbedaan data di SKPD,” tandasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka