Ketik disini

Metropolis

Tak Elok, Manjakan Pengemis

Bagikan

MATARAM-Anak jalanan yang terpantau mengemis di simpang empat Sweta Kota Mataram, menjadi perhatian serius banyak pihak. Kepala Bidang Operasional Satpol PP Kota Mataram Bayu Pancapati menduga ini tidak lepas dari peluang yang tanpa disadari dibuat oleh sejumlah orang.

a�?Bukannya kami melarang orang bersedekah, tetapi dengan memberikan di jalan seperti itu, selain membahayakan anak, juga akan membuat mereka betah mengemis di sana,a�? kata Bayu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Secara tidak langsung, masyarakat terutama para pengendara telah berperan dalam maraknya anak jalan dan pengemis. Jika memberikan langsung bantuan pada anak-anak yang minta-minta di jalan.

a�?Tentu alangkah bijak kalau seandainya itu disalurkan ke lembaga yang lebih terpercaya dan jelas program kegiatannya. Seperti yang telah dikupas Lombok Post beberapa waktu lalu,a�? imbuhnya.

Tetapi yang jelas, lanjut Bayu, informasi ada pengemis anak-anak di Sweta baru ia terima. Menindak lanjuti hal itu, ia perlu berkoordinasi dengan Dinas Sosial sebagai leading sektor dalam penanganan pengemis dan anak jalanan.

a�?Kami juga perlu tahu apakah anak itu warga sekitar sana, atau komunitas yang terorganisir seperti beberapa waktu lalu,a�? ujar Bayu.

Menyikapi pengemis dadakan dengan komunitas pengemis, menurut Bayu penanganannya berbeda. Ia mengaku pernah memiliki pengalaman saat menghadapi pengemis yang terorganisir.

a�?Ini menyangkut eksploitasi anak di bawah umur, jadi kami harus berkoordinasi dengan instansi dan lembaga lain untuk melakukan penelusuran dan penindakan,a�? tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Mataram HL Indra Bangsawan menegaskan, pihaknya akan turun menindak anak jalanan dan pengemis yang beroperasi di Kota Mataram.

a�?Kami akan tindak lanjuti semua laporan yang masuk,a�? kata Indra.

Jika tertangkap, para pengemis itu akan didata. Selanjutnya dikembalikan ke alamat rumah masing-masing. Tetapi jika kembali lagi, maka pihaknya berjanji melakukan tindakan pembinaan. Menyerahkannya ke panti sosial.

a�?Satgas sosial kami terus berpatroli melakukan pengawasan itu,a�? tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka