Ketik disini

Kriminal

Modus Baru, Curi Motor Pakai Kunci Lemari

Bagikan

MATARAM-Tono, 20 tahun, diciduk tim opsnal Polsek Ampenan. Pria asal Lingkungan Baturaja, Kelurahan Ampenan Utara ini ketahuan membawa kabur motor milik Abdul Qadir akhir September lalu.

Aksi tindak pidana yang dilakukan Tono, berawal dari coba-coba. Menurut pengakuannya, pencurian yang dia lakukan bukan menggunakan kunci letter T. Pemuda tukang parkir ini mengaku A�menggunakan kunci lemari.

” Saya coba-coba saja pakai kunci lemari,” kata dia, kemarin (13/10).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Saat itu, kata Tono, ada beberapa motor yang terparkir di depan rumah korban. Dengan kunci lemari yang ia bawa, satu per satu kunci kontak motor ia coba. Usahanya membuahkan hasil saat mencoba A�motor Yamaha Jupiter Z milik Abdul Qadir.

“Ternyata bisa nyala. Akhirnya saya bawa pergi,” beber dia.

Menurut pelaku, alasan ia melakukan pencurian itu karena motornya sempat hilang. Tono merasa mobilitasnya terganggu karena tidak memiliki kendaraan.

Motor milik korban pun tidak ia jual atau digadai. Tetapi dipakai untuk aktivitas sehari-hari. “Saya pakai sendiri saja. Pakai jemput ibu juga dari Gili Air,” tuturnya.

Wakapolsek Ampenan AKP Marzuki mengatakan, setelah hampir dua pekan melakukan penyelidikan, tim reskrim Polsek Ampenan berhasil menemukan pelaku. Dari sejumlah bukti yang didapat, Tono berhasil diringkus di kediamannya.

“Kita tangkap di rumahnya tanggal 4 Oktober,” kata dia.

Polres Mataram Ringkus Penadah Motor Curian

A�Satu per satu pembeli motor curian dari tangan Muhadil, terduga penadah asal Sekotong, Lombok Barat (Lobar) ditangkap tim Opsnal Polres Mataram. Kali ini, polisi menangkap perempuan dengan inisial SU, 27 tahun asal, Kecamatan Sekotong.

Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, penangkapan terduga pelaku penadah ini merupakan hasil dari pengembangan kasus Muhadil. Dia diketahui menjadi penadah sejumlah motor curian yang dijual di sejumlah tempat di Kecamatan Sekotong.

Dari sana, polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan motor Vario yang dikendarai SU. Saat diperiksa polisi, motor tersebut ternyata memakai pelat nomor kendaraan palsu.

“Kita tangkap di pinggir Jalan Raya Sekotong,” kata Muhammad, kemarin.

Dari keterangan Kapolres, motor yang diduga curian itu, dibeli SU dari saudaranya. Kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

“Dia beli dari saudaranya sebesar Rp 2,7 juta,” pungkas dia.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka