Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Tiga Karung Tramadol Dicuri di Gudang Kejaksaan Bima

Bagikan

KOTA BIMA -A� Sabtu dini hari (14/10) sekitar pukul 03.15 Wita, dua dus gudang garam dan tiga karung barang bukti Tramadol di gudang Kejari Bima dicuri. Informasinya, jumlah pelaku pencurian delapan orang.

Kasubag Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Kasus ini A�dilaporkan I Wayan Suryawan, 34 tahun, pegawai Kejaksaan Negeri Bima, Sabtu pagi.Dijelaskan Ratno, dalam laporan tersebut dijelaskan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi sekitar pukul 03.15 Wita bertempat di gudang barang bukti Kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”579″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Korban melaporkan kejadian itu berawal saat korban mendengar suara gerbang Kantor Kejaksaan yang lama berbunyi, kemudian korban keluar mengecek. Tiba-tiba pelaku langsung mengancam korban dengan senjata tajam dan membongkar paksa pintu gudang. Mereka berhasil mengambil dua kardus gudang garam dan tiga karung yang berisi barang bukti Tramadol,” kata Suratno.

Sementara itu Kajari Bima Widagdo Mulyono Petrus menjelaskan, atas kasus tersebut pihaknya sudah memasukkan laporan resmi ke kepolisian. Dijelaskannya, jumlah pelaku pencurian dengan kekerasan itu diperkirakan delapan orang. Mereka saat itu menggunakan cadar dan membawa senjata air soft gun.

“Mereka menggunakan sepeda motor dan Tramadol yang dicuri diangkut menggunakan sepeda motor,” ujarnya berdasarkan penjelasan anggotanya.

Ditambahkan Widagdo, sebelum membobol gudang tersebut, para pelaku sempat mengancam dan menodongkan gunting baja ke pegawainya. Barang bukti yang diambil merupakan barang bukti kasus bandar tramadol berinisial IA yang perkaranya dinyatakan bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Raba-Bima.

Widagdo mengaku belum bisa memastikan jumlah pasti dari barang bukti Tramadol dicuri itu. Namun ia memperkirakan jumlahnya ratusan butir.

“Setelah Majelis Hakim menvonis bebas IA, kami melakukan kasasi. Dan soal kasasi itu, sampai sekarang belum dijawab oleh pihak Mahkamah Agung (MA). Mereka ini hanya mengambil Tramadol, tidak mengambil barang bukti lain seperti sabu – sabu dan ganja,” jelasnya. (yet/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka