Ketik disini

Headline Selong

Ali BD Ogah Serahkan Aset ke Pemprov

Bagikan

SELONG-Bupati Lombok Timur (Lotim) Ali BD hingga saat ini belum menyerahkan aset PemkabA� Lotim ke pemerintah Provinsi NTB. Meski sesuai aturan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pemkab menyerahkan aset kepada provinsi.

“Kami punya aset tidak mau kami berikan. Apa saja tidak kita serahkan, hanya personelnya yang kita serahkan. Kalau lahan harus dibayar, karena itu aset Lombok Timur,” tegasnya kepada wartawan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ali BD juga mengaku tidak bisa serta merta menghibahkan aset Pemkab Lotim ke Pemprov NTB. karena, menurutnya tidak bisa daerah yang lebih kecil menyumbangkan ke pemerintah daerah yang lebih besar. “Harus pemerintah pusat yang menyerahkan ke daerah. Kalau provinsi yang menyerahkan ke kabupaten itu baru cocok,” terangnya.

Ditanya terkait aturan yang menjadi acuan, Ali BD mengaku belum membaca regulasi yang ada. Karenanya, sebelum menghibahkan aset Pemkab Lotim, ia mengaku akan membaca terlebih dulu aturan dan mekanisme yang ada. “Bagaimana kompensasinya dan bagaimana mekanismenya untuk tidak mengurangi aset daerah. Kalau pembinaannya, gurunya, sekolahnya silahkan pakai. Jangan sampai tanah-tanah,” ujarnya.

Dalam Undang-undang nomor 23 tahun 2014 pasal 404 diatur bahwa serah terima personel, pendanaan, sarana dan prasarana, serta dokumen. Sebagai akibat pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah pusat, daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota. Proses itu paling lama dua tahun terhitung sejak Undang-Undang ini berlaku.

Meski belum memahami betul dasar aturan yang ada, namun ia mengaku tidak habis pikir. Daerah yang lebih kecil tingkatannya harus menyerahkan asetnya ke provinsi. “Itu kan nggak masuk akal ya,” cetusnya.

Padahal, ia sendiri selaku bupati mengembalikan aset Pemkab berupa tanah pecatu ke desa-desa. Sehingga, hal ini pun harusnya bisa ditiru oleh pemerintah pusat maupun provinsi. “Besok kalau saya jadi gubernur tanah-tanah provinsi yang ada di kabupaten akan saya serahkan ke kabupaten,” tandasnya. (ton/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka