Ketik disini

Metropolis

Jalan LIA-Mandalika Terganjal Feasibility Study

Bagikan

MATARAM-Pembukaan akses jalan dari Lombok International Airport (LIA) menuju KEK Mandalika belum bisa terwujud. Karena hingga saat ini Feasibility Study (FS) untuk itu belum selesai dikerjakan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Selama belum ada studi kelayakan itu, maka tidak mungkin jalan akan dibuka.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB Wedha Magma Ardhi mengatakan, studi kelayakan itu menjadi syarat utama untuk proses selanjutnya. Sebab dari sana bisa diketahui apakah akses jalan langsung dari bandara menuju Mandalika layak dibuka atau tidak. Tapi sayangnya FS tersebut belum ada sampai saat ini.

a�?Padahal itu sudah diperintahkan oleh Dirjen,a�? kata Ardhi, kemarin (16/10).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Meski demikian, ia bisa memaklumi jika FS belum jadi hingga saat ini. Sebab anggaran BPJN tahun ini dipangkas oleh pusat, dari sebelumnya sampai Rp 1 triliun, kini sekitar Rp 500 miliar. Menurutnya, kemungkinan hal itu yang membuat FS jalan bandara ke Mandalika belum dikerjakan.

a�?Mungkin mereka ada prioritas lain,a�? ujarnya.

Pemprov berharap dalam waktu dekat FS tersebut rampung. Sehingga proses pembukaan jalan bisa segera dilakukan. Menurutnya, akses jalan itu sangat dibutuhkan agar para turis yang hendak ke KEK Mandalika bisa cepat. Jalan yang ada saat ini menurutnya kurang layak untuk mendukung pengembangan Mandalika. a�?Jalan yang ada banyak digunakan warga untuk berbagai kegiatan budaya,a�? katanya.

Bila jalan itu dibuka, panjang jalan diperkirakan mencapai puluhan kilometer, dengan lebar sekitar 11 meter, dengan bahu jalan masing-masing dua meter dan aspal 7 meter. Dengan lebar itu, jalan yang dibangun akan memiliki satu jalur dengan dua lajur. Median jalan di tengah pun tidak bisa membuat tanam. Artinya dari kondisi yang ada kemungkinan lebar jalan tidak seperti bypass saat ini.

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin menakankan, pembukaan akses jalan baru dibutuhkan untuk menunjang pengembangan pariwisata di KEK Mandalika. Jika ada jalan baru menurutnya akan lebih baik. Sementara jalan yang ada saat ini akan diarahkan sebagai jalur wisata budaya. Hanya saja, untuk itu dibutuhkan persiapan matang. Mulai dari lahan dan semua syarat harus disiapkan pemerintah. a�?Butuh kerja sama dengan semua pihak, mulai dari BPJN, hingga pemerintah kebupaten,a�? tandasnya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka