Ketik disini

Headline Metropolis

PLN Luncurkan SPLU Mobile di NTB

Bagikan

MATARAM-Kendaraan listrik dan wisata ramah lingkungan terus berkembang. Ini mendorong PLN Wilayah NTB mengembangkan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di NTB.

Saat ini telah terpasang SPLU di beberapa titik di Pulau Lombok. Antara lain di Taman Sangkareang, Taman Udayana, Islamic Center Mataram, Gili Trawangan, dan Pantai Ampenan. Fasilitas ini juga telah terpasang di Sumbawa Besar, Sumbawa Barat, Dompu, dan Kota Bima.

SPLU merupakan infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan listrik. Pada awalnya dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum, seperti pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima (PKL). Seiring berkembangnya teknologi, SPLU kini dapat digunakan untuk mengisi ulang energi kendaraan listrik.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

General Manager PLN Wilayah NTB Mukhtar mengatakan, kawasan seperti Mandalika, Samota, tiga gili, dan Sekotong direncanakan akan mengembangkan konsep wisata hijau. Termasuk pengembangan transportasi ramah lingkungan di Mataram. Guna mendukung konsep wisata ramah lingkungan, PLN terus menambah SPLU di beberapa titik.

Seperti di Gili Trawangan, karena di sana tidak boleh ada kendaraan berbahan bakar minyak. a�?Kini kita pasangkan SPLU di sana untuk pengisian daya,a�? jelasnya.

Ke depan, PLN juga akan memasang SPLU di KEK Mandalika. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait lokasi dan izin pemasangannya. a�?Intinya teknologi kami siap mendukung rencana pembangunan pemerintah,a�? kata Mukhtar.

Luncurkan SPLU Mobile

SPLU tersebut kini juga sudah dikembangkan menjadi SPLU mobile. Program itu diluncurkan PLN wilayah NTB untuk memperingati Hari Listrik Nasional ke-72. Inovasi SPLU Mobile tersebut memadukan SPLU dengan teknologi telepon pintar berbasis android.

Masyarakat bisa mengunduh aplikasi SPLU Mobile di telepon pintar berbasis android melalui Play Store. Untuk mengoperasikannya, warga bisa menggunakan pulsa (stroom) kWh meter melalui fasilitas perbankan. Juga bisa menggunakan pulsa telepon seluler yang dikonversikan menjadi kWh. A�a�?Harapannya dapat memudahkan masyarakat dalam menggunakan SPLU,a�? ujar Mukhtar.

Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Wilayah NTB Andy Adchaminoerdin menjelaskan,A� SPLU bernama Beji Lintar itu mengadopsi sistem prabayar.

SPLU yang dikembangkan PLN sejak 2015 ini, telah tersebar di beberapa lokasi di Indonesia. Jumlahnya 875 unit. Seperti di Jakarta, Bandung, Bangka Belitung, Riau dan Kepulauan Riau, Muara Bungo, Bengkulu, Lampung, Manado, Gorontalo, Palu, Kotamobagu, Jogjakarta, Bali, Makassar, dan Mataram. (ili/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka