Ketik disini

Metropolis

Disebut Jarang Ngantor, Ini Jawaban Ahyar

Bagikan

MATARAM-Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menjawab beberapa isu seputar dirinya. Salah satunya tudingan dirinya lebih mementingkan urusan politik dari pada persoalan Kota Mataram. Sehingga terkesan mengabaikan tugas-tugas sebagai kepala daerah.

a�?Jadi saya perlu tegaskan walau saya sibuk, tetapi saya selalu pikirkan kota ini,a�? kata Ahyar di sela rapat persiapan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama tahun 2017 Selasa (31/10) lalu.

Di kesempatan itu Ahyar mempersilakan masyarakat dan media tetap memantau kinerjanya. Karena pada dasarnya, ia mengklaim dirinya tidak pernah abai pada tugas-tugas sebagai kepala pemerintahan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” post_type=”portfolio” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Malam-malam saya sering turun, lalu pantau ada tumpukan sampah atau tidak. Ada lampu yang mati atau tidak, kalau ada langsung saya telpon kepala dinas. Silakan tanya kepala dinasnya,a�? ungkapnya.

Ahyar terlihat gerah dengan kasak-kusuk di belakangnya yang mengomentari gaya kepemimpinan beberapa waktu terakhir. Ia meyakinkan, persoalan dirinya jarang masuk ke kantor wali kota, sama sekali tidak berimbas pada tugas-tugas menjadi wali kota terbengkalai.

a�?Silakan mengkritik, silahkan mengawasi. Tetapi ada batas-batas yang tidak bisa dilampaui dan diketahui terkait kinerja saya,a�? tegasnya.

Selain persoalan infrastruktur yang menjadi perhatian di tengah kesibukan politiknya, ia juga tidak abai pada persiapan mutasi yang rencananya digelar November ini. Walau terlihat jarang berkoordinasi tetapi komunikasi jalan terus.

Termasuk ikut terlibat memikirkan sosok-sosok yang pantas menempati jabatan lowong yang harus segera diisi. a�?Saya pilih pejabat ndak main-main. Saya istikharah bisa bermalam-malam. Mutasi saya berat memikirkannya. Apalagi ada yang di-nonjob-kan,a�? ujarnya.

Pada akhirnya Ahyar meminta agar aparatur pemerintah, tidak terlibat ikut politik praktis. Walau sebagai pimpinan ia tengah berjibaku oleh kepentingan-kepentingannya untuk bertarung dalam pilgub 2018.

a�?Cukup saya yang berpolitik. Jangan sampai ada pejabat yang berpolitik. Walau saya tahu mereka (pejabat) loyal,a�? pintanya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka